An art director working in a Jakarta-based advertising agency. My interests cover 80's and 90's rock and heavy metal, war action movies and 1/64 diecast cars.
Laporan analisis terbaru Harian Kompas melempar alarm ekonomi paling mengerikan tahun ini: Setelah fenomena "MANTAP" (Makan Tabungan), kini masyarakat kelas menengah-bawah meluncur ke fase "MATANG" (Makan Utang) hanya demi mencukupi kebutuhan perut sehari-hari.
Ketika Istana sibuk mengklaim "fundamental ekonomi bagus" & pertumbuhan di atas 5%, data OJK & Bank Indonesia per Mei 2026 justru membongkar kenyataan berdarah-darah di lapangan.
1. Pinjaman Konsumtif Meroket Rp160,7 Triliun.
Total saldo utang dari Pinjol (Pindar), Kartu Kredit, dan Paylater melonjak 26,4% (YoY) menembus Rp160,7 Triliun. Pinjol memegang porsi terbesar hingga Rp103 Triliun, sementara pembiayaan Paylater tumbuh paling liar mencapai 42,04%.
2. Pegadaian Kebanjiran Warga yang Gadai Barang.
Pembiayaan industri Pegadaian meledak 57,97% (YoY) menjadi Rp131,2 triliun, di mana 84% di antaranya adalah rakyat yang terpaksa menggadaikan barang berharga demi bertahan hidup.
3. Tsunami PHK Sektor Riil
Sebab utamanya dibeberkan oleh CELIOS (Nailul Huda): badai PHK sektor riil kian tak terkendali. Data Kemnaker per Juni 2026 mencatat korban PHK melonjak 23 kali lipat dalam sebulan (dari 829 orang di Mei menjadi 19.530 orang di Juni).
4. Konsumsi Semu Hasil Numpuk Cicilan
Guru Besar FEB Unand (Prof. Syarifuddin Karimi) menegaskan: tingginya angka belanja warga hari ini bukan karena pendapatan riil naik, melainkan ditopang utang berulang . Warga terjebak lingkaran setan cicilan yang siap meledak menjadi krisis kredit macet (NPL) dan pemicu kriminalitas sosial.
Inilah dampak nyata dari kebijakan fiskal ugal-ugalan: APBN dibakar ratusan triliun untuk proyek pemborosan non-produktif, sementara sektor riil dibiarkan sekarat, BBM dinaikkan, dan daya beli rakyat dihancurkan. Mengelola negara itu menggunakan rasio ekonomi riil, bukan modal omon-omon klaim statistik di atas kertas.
Video ; kompas tv
They are all our children. Look what we’ve allowed happen to them.
The genocidal apartheid regime are doing it and the ‘West’ are their cheerleaders.
And our silence permits it.
Massa melakukan aksi demo dengan berunjuk rasa yang sangat menyeramkan di jalan hingga mengakibatkan kondisi di jalan macet total akibat demo mahasiswa itu.
kejadian ini menjadi viral di kalangan masyarakat
#fypシ゚viralシ#reels#indonesia#demo
⚠️Sensitive Content ⚠️
🚨HORRIBLE: This is how the bodies of Gaza’s children are recovered, years after Israel killed them and buried them beneath the rubble of an entire residential block.
Still wearing the clothes they died in, their tiny bodies had decomposed beneath the ruins after remaining trapped for nearly three years.
This is how civil defense crews recover the victims of Israel’s massacres in Gaza by pulling children’s remains from the rubble, long after the bombs stopped falling.
BEM Trisakti mulai beraksi!! 🔥
Aksi vandalisme?
Merusak fasum?
Sedangkan ketika mereka bersuara biasa tdk ada yg mendengar..
Klo aksi mereka dianggap merugikan negara krn merusak fasum
Knp diam saat penguasa merusak negara dg menabrak semua aturan, menghamburkan anggaran, mengabaikan kesejahteraan rakyat dst dst..?😤
Stay Safe guys💪🏻🔥
Source thread: @.narayahanafia
Rakyat ga bawa apa apa tapi dilawan segininya 😭
"Setakut inikah kalian smua kepada kami, kami hanya mahasiswa yg datang dengan tangan kosong tapi kalian menyambut kami dengan senjata lengkap seolah2 menganggap kami teroris"
‼️
En Sudán, el genocidio prosigue ante el silencio de los medios de comunicación, las milicias terroristas de las RSF, respaldadas por Emiratos y el imperio occidental, mataron a esta madre delante de su hijo.
Si este video fuese de Ucrania o de cualquier pais europeo daría la vuelta al mundo, pero como es Sudán ni siquiera te informan sobre el genocidio en curso.
Recordar que esta guerra empezó después de que el gobierno de Sudán acordara una base naval de Rusia en el pais, además de por el saqueo masivo del oro que Emiratos lleva a cabo en el pais.
Sekitar 1.500 bangkai ayam disebarkan oleh peternak di kantor PLN Palangkaraya sebagai bentuk protes pemadaman listrik yang menyebabkan ribuan ayam ternak mereka mati
Kebayang banget baunya 🤢