Pemilik gerobak ini hanya rakyat kecil yang sedang mengais rejeki untuk menafkahi keluarganya, apa hak para preman itu merusak gerobak dan barang dagangannya..??
Masyarakat hanya meminta agar para preman itu bersikap santun, tapi malah dijawab dengan pengrusakan dan sweeping.
Spontan warga marah dan berupaya meminta agar para preman itu bertanggungjawab, tapi justru dijawab dengan keangkuhan.
Masyarakat yang terpicu emosinya akhirnya meladeni tantangan dari para preman tersebut, perkelahian berujung pada kekalahan di pihak para preman bahkan menyebabkan tewasnya seorang preman di markas kebanggaannya.
Endingnya tetap saja Abang pedagang nasi uduk yang dirugikan, gerobaknya disita sebagai barang bukti. Barang dagangannya yang dihancurkan oleh preman juga tidak ada yang mengganti.
Kalau Mimin yg jadi keluarga dari para preman, Mimin akan lebih dahulu menemui Abang pedagang nasi uduk untuk memberikan ganti rugi dan menyatakan permintaan maaf kepada masyarakat sekitar atas kelakuan kerabat Mimin yg membuat keonaran dan merugikan masyarakat.
Setelah itu menyerahkan sepenuhnya permasalahan kepada aparat kepolisian, dengan demikian situasi kembali sejuk dan proses hukum dapat berjalan dengan semestinya.
Semoga masih ada hati nurani untuk kita mengulurkan tangan, membantu Abang pedagang nasi uduk agar bisa kembali jualan demi menghidupi keluarganya.
๐ฅบ
Sekedar melengkapi bukti agar kita semua bisa merangkai kronologi secara utuh.
Ini adalah plot yang sempat hilang dan merupakan bagian penting dari peristiwa yang terjadi di Matraman kemarin pagi, dimana kedua belah pihak terlibat perkelahian alias tawuran.
Terlihat dalam video bagaimana pihak preman terus memprovokasi dan melakukan perlawanan dari dalam area pekarangan markas mereka, tidak terlihat upaya untuk meredakan situasi atau berusaha menempuh langkah persuasif guna mencapai perdamaian, kendati permasalahan ini timbul akibat arogansi para preman penunggu lahan.
Seiring berjalannya waktu, pihak preman mulai terdesak lantaran jumlah masyarakat yang datang ke TKP semakin meningkat.
Selain itu kondisi fisik para preman juga sudah mulai kelelahan dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertempuran, akhirnya pintu gerbang berhasil dijebol oleh masyarakat.
Lanskap pertempuran berubah total, warlok berhasil menduduki markas para pemain. Sementara para preman yang kelelahan mencoba untuk menyelamatkan diri dengan cara melompati tembok tinggi.
Namun upaya tersebut gagal dan 2 orang preman harus menjadi bulan-bulanan warga, satu orang tewas dan seorang lagi mengalami luka parah.
Berdasarkan bukti video ini dapat kita simpulkan bahwa memang para preman ini tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan urusan secara kekeluargaan, mereka terus saja melakukan perlawanan.
Inilah yang kemungkinan menimbulkan emosi warlok semakin terbakar,
Tumbuhlah perlahan, bawa tata krama, otak, dan sikap yang baik di setiap langkah, dewasalah bersama usiamu. Manusia di hargai bukan hanya karena tua, tapi karena paham bagaimana cara bersikap.
Memang tidak sempurna, tapi CPNS adalah salah satu lowongan kerja di NKRI yang memiliki batas penerimaan usia paling lama, yaitu 35 tahun.
Jadi kita bisa menghabiskan masa muda dengan hidup begajulan, tapi pas udah dekatยฒ usia 35 tahun mulai harus decide mau ikut CPNS atau tidak.