Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
prabowo: "kenapa saya ingin jadi presiden? karna saya sudah lihat dari tahun 90-an indonesia menuju arah yg salah"
sekarang malah tambah salah lagi wo 😭
Woah gila sih, emang gapunya wibawa sama sekali. Jangankan wibawa, empati aja dia gapunya. Di situasi sulit begini kok bisa ngomong begitu di forum formal.
Entah kualitas apa yg diliat pemilihnya.
Jadi kapan nih demo nya? Pertamax udah Rp. 16250 , 1 usd = Rp. 18200, dan ihsg di all time low
Ini udah JAUH LEBIH PARAH dibanding 98 tapi masih belom ada yg mau demo???