🤯 This is a website, a simple web-based game built with WebGL and Three.js.
Website: https://t.co/G0cDgaWzKe
It's honestly surprising how far web development has come.
Karena Ganjar basis massanya bukan di sosmed. Jadi dibikin babak belurnya langsung di lapangan.
Anies ga dianggap kompetitor sama Jokowi. Makanya cuma dilawan pake Buzzer.
Ganjar langsung dihantem pake bansos APBN di lokasi dia kampanye😂
Orang-orang masih inget gak y selain Awkarin kalo Praz Teguh itu influencer dan garis keras 02 Voters?
2024 mereka endorse paslon 02 ke jutaan follower. Kemudian, follower yang sama dapet endorse Hanania Travel, spesialis amplifikasi kerusakan dan makan korban.
Sekarang ratusan jemaah gagal berangkat, kerugian puluhan miliar, dan para influencernya antri diperiksa Polda Metro.
Ini listnya beberapa yg ditemuin:
- Awkarin ikut kampanye akbar 02 sampai Ambon.
-Praz Teguh deklarasi terbuka dukung 02 disaksikan petinggi TKD. -Lesti-Billar ngisi kampanye akbar GBK.
-Dara Arafah masuk video klip lagu kampanye.
- Halilitar family ya apalagi udah pada tau lah ya.
Semua nama ini juga ada di orbit promosi Hanania. Audiens yang dulu diyakinkan soal "pemimpin yang tepat" adalah audiens yang sama yang diyakinkan soal "travel yang amanah."
Dan enak banget posisinya: dapat umrah gratis plus uang saku, cukup modal story dan feed, nol kewajiban verifikasi, jemaah yang nanggung risikonya.
Kalau dipikir-pikir ya barter kayak gitu tetep butuh modal gede-gedean kan, dan yang mereka dapet itu sumbernya uang dari jamaah.
Trust itu harusny ngga dipisah per kategori, sekali kebangun dipakai jualan apa aja.
Yg paling kecil risikonya justru yang paling besar pengaruhnya, kebalikan dari tanggung jawab. Mereka memang bukan tersangka, dan biar penyidik yang urus pidananya.
Tapi tanggung jawab moral jg harusnya sih nggak perlu nunggu surat panggilan:
Balikin semua benefit dan pakai platform yang sama buat amplify posko korban, jgn cuma cuci tangan biar aman sendiri.
Enak aja ngambil panggungnya doang terus pulang pas panggungnya roboh.
Mereka ini cuma gonta-ganti produk scam yg di endorse dari calon presiden, umrah, sampai produk investasi. Mekanismenya nggak pernah ganti.
Udah saatnya influencer-influencer ini dapet tuntutan lebih buat tanggung jawab krn bagian dari kerusakan dan kerugian nasabah juga.
Jujur bingung banget
Negara mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Rupiah menguat, pasar merespons positif, koruptor mulai ditangkap, reshuffle disiapkan. Tapi masih ada yang ngotot demo 12 Juni.
Jadi sebenarnya yang dicari solusi atau memang ingin bikin gaduh?
Nah ini contoh twit buzzer ya ges, biasanya harganya 1 twit begini 3000-5000 rupiah.
Kalau ditawarin begini, jangan mau ya. Masa bayarannya kalah sama pertamax 1 liter
Owner kos to owner kos
Selama 8 tahun punya kos baru pertama kali ditanya begini. Emang ada ya kos yang menyediakan motor buat penghuninnya?
cc:threadedhoprb
Owner kos to owner kos
Selama 8 tahun punya kos baru pertama kali ditanya begini. Emang ada ya kos yang menyediakan motor buat penghuninnya?
cc:threadedhoprb
Menolak narasi/pemikiran LGBT itu TIDAK SAMA dengan menindas/mempersekusi LGBT.
Dokter Tirta ini masih yang pertama. Lu kalo campurin keduanya, bakal repot. Logika lu jadi berantakan.
Sama dengan halnya menolak penormalan merokok itu tidak sama dengan menindas/persekusi para perokok.
Menolak narasi LGBT itu BOLEH dan menjadi hak warga negara.
Mempersekusi LGBT itu baru TIDAK BOLEH karena ada unsur pidana dan membawa bahaya bagi keselamatan orang.
Nah, kaum lu suka nyampur-nyampurin keduanya. Ditentang narasinya dengan "stay normal" langsung ke-trigger, langsung cancel, langsung nge-block. Langsung ngerasa itu serangan ke identitas, jati diri, sehingga menolak narasi LGBT = menolak orangnya juga, alhasil dianggap jadi bagian dari diskriminasi. Padahal di kehidupan sosial masyarakat ga sesederhana itu realitanya!
Kalo ngaku progresif, harusnya budayakan dialog, bangun argumen yang kuat. Kebiasaan buruk penganut ideologi LGBT ini terlalu kuat budaya nge-block/dni nya pada orang yg sekadar berbeda pandangan, sehingga yg muncul kebenciannya aja, bukan dialog.
I think LinkedIn indonesia is useless, it just a bubble for entry-mid level employees. 5000+ impressions, ratusan profile visits, gaada level VP ke atas. So the personal branding and yapping jadi kayak kaskus aja 😂🤣
list harga yang udah naik:
- Tuku
- Beras
- Air Galon 15L leminer
- Pertamax
- Minyak Sayur
- Gula (Naik dikit)
- Gas melon
- sembako fresh (ayam, telur, cabai, bawang, etc)
- Parkir (udah banyak yg ga nerima 2000😭)
apa lagi?
benturin aja tuh sama pejabat,
bikinin aja narasi relawan SPPG kehilangan pekerjaan tp pejabat masih pada main2 sama fasilitasnya bukannya dipangkas tp masih mewah