Yang lagi viral!
Sebuah siaran radio di Malaysia mendadak berubah menjadi momen mencekam ketika penyiar Fazziq Muqris menerima panggilan dari seorang wanita bernama Nida.
Dalam percakapan tersebut, sang penelepon mengaku sebagai korban kecelakaan lalu lintas pada tahun 1992. Ia meminta bantuan agar sebuah tas yang baru dibelinya bisa diberikan kepada sang ibu sebelum kejadian tragis itu terjadi.
Suasana semakin menyeramkan ketika percakapan berakhir dengan suara tawa cekikikan misterius dari sang penelepon.
Hingga kini, kisah panggilan tersebut masih menjadi perbincangan warganet. Apakah ini hanya rekayasa… atau benar ada pesan dari seseorang yang sudah tiada? 👻
Saksi pertama plaintif dalam perbicaraan saman sivil RM190 juta membabitkan bekas pegawai kanan dan anggota perisikan Eastern Sabah Security Command (ESSCOM) memberitahu Mahkamah Tinggi di sini, hari ini, beliau dipukul, direnjat serta dipaksa mengambil pil ketika ditempatkan di bawah Program Perlindungan Saksi.
Berita penuh: https://t.co/172Y6I3j4j
#KualaLumpur Demikian harapan Mohamad Jaafaruddin Ahmad, 38, yang berstatus orang kurang upaya (OKU) fizikal ketika berkongsi kesulitan dihadapi bagi mendapatkan dana dianggarkan kira-kira RM10,000 bagi menjalani prosedur memasukkan simen antibiotik untuk menampal tulang kosong selain menempatkan wayar juga skru pada bahagian kaki.
https://t.co/mlOC4jXaxs
Today, it’s England v Argentina.
The last time England faced Argentina, Margaret Thatcher sent a task force to liberate the Falklands, and the lads sent them packing. 🏴
{satire}