Misteri yang Mengambang di Danau Kenanga UI, Kasus Akseyna Ahad Dori, 11 Tahun Tanpa Jawaban.
Ada yang masih ingat kasus tentang mahasiswa yang ditemukan jasadnya di danau Kenanga UI atau baru mendengar dan tertarik untuk mengetahui detail apa yang terjadi kala itu.
saya disini mencoba untuk menjelaskan kronologi apa yang terjadi dan sampai mana proses hukum ini berlanjut dirangkum dari berbagai sumber berita yang tertera di kanal berita, mari kita mulai!
26 Maret 2015. Pagi yang biasa di kampus Universitas Indonesia, Depok. Seorang mahasiswa bernama Roni menemukan sesosok tubuh mengambang di Danau Kenanga, hanya 1 meter dari tepi. Tubuh itu mengenakan sweater hitam, celana jins hijau lumut, sepatu kets dan ransel cokelat berisi lima batu konblok yang seolah sengaja dipasang sebagai pemberat.
Identitas jasad baru terungkap empat hari kemudian yaitu teridentifikasi bahwa jasad tersebut bernama Akseyna Ahad Dori, 19 tahun, mahasiswa Biologi FMIPA UI angkatan 2013, anak dari Marsekal Pertama TNI (Purn) Mardoto. Dikenal cerdas, berprestasi, ceria bukan tipe yang mudah menyerah. Tapi surat wasiat berbahasa Inggris ditemukan di kosannya: “Will not return for eternity, please don’t search for existence, my apologies for everything.
Awalnya, polisi menduga bunuh diri. Keluarga langsung ragu. Ayahnya, Mardoto, menolak mentah-mentah. “Tulisan itu bukan sepenuhnya milik anak saya,” katanya kala itu. Kakak Akseyna, Arfilla Ahad Dori, hingga kini terus mendesak: “Kami enggak pernah dapat info jelas soal saksi yang diperiksa. Keluarga merasa kasus ini pasang surut hanya bergerak saat ramai di media.
Lanjutan
👇
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!
KONDISI ACEH
Banyak yang tanya kepada awak, min kek mana kondisi aceh, sudah pulih?
Ya sudah pulih, lebih tepatnya dipaksa pulih sendiri tanpa bantuan negara.
Karna negara mu lebih mementingkan MBG dan kopdes daripada memulihkan aceh dari luka atas bencana tersebut.
Lihat saja banyak dilokasi bencana, jalan dan rumah warga belum terbangun tapi dapur MBG dan kopdes sudah berdiri megah.
Ini hanya masalah prioritas, negara memandang rakyat aceh bukan sebagai manusia yang penting makanya negara tidak peduli dengan manusia aceh. Negara hanya mau migas aceh itu aja.
Cintanya Republik ini kepada aceh selalu bersyarat, Cintanya rakyat aceh tanpa syarat oleh karna itu juga rakyat aceh sering di TIPU.