Ukraina membentuk Dana Pemulihan (Recovery Funds) sehubungan dengan agresi militer rusia.
Bantuan finansial dapat ditransfer ke rekening-rekening resmi dana pemulihan dalam mata uang UAH, USD, EUR, dan GBP.
Detail: https://t.co/8KkyAOzKdB
Kita bisa mengkritisi kemunafikan Amerika dkk, dan di saat yang sama juga mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Sebagai bangsa yang pernah jadi korban penjajahan kok malah mengambil sisi penjajah sekarang?
Disgusted by this.
And yet, the Russian Embassy in Indonesia already uses this as a tool of propaganda.
Proving once again, Islam and Russian propaganda (that they are the ally of Islam) plays an important factor in driving the pro-Russian narrative. https://t.co/ynJxAKUORX
Sekedar informasi kawan-kawan, beberapa video yang sempat kita unggah di sini, akan kita unggah ke YouTube kita di tautan di bawah, biar lebih mudah disebar dan jangkauannya lebih luas 🌏
https://t.co/glEgam1aF1
Slava Ukraini, Heroiam Slava! 🇺🇦
Min al-Nahr ila al-Bahr!
Dari sungai hingga laut, Palestina akan merdeka! 🇵🇸
Merdeka atau Mati!
Sekali Merdeka, Tetap Merdeka! 🇮🇩
Hentikan #PerangUkraina#BebaskanPalestina
Keadilan untuk #12WNIMH17
Terakhir, kami mendoakan saudara-saudari kami semua yang sedang berjuang demi tanah air mereka. Ukraina, Palestina dan dimana-mana. Begitu banyak ketidakadilan, namun begitu kecil yang telah dilakukan. Dan dalam bulan suci ini, kami juga mengucapkan selamat bulan Ramadhan ☪️
Perang di Ukraina telah berlangsung selama lebih dari 1,5 bulan dengan situasi yang masih terus bergejolak. "Kesaksian WNI dari Ukraina".
Bersama:
1. Rini Ambarwati - WNI di Lviv
2. Maysaroh - WNI di Odessa
3. Pepi Aprianti Utami - WNI di Kyiv
4. Prihatini - WNI Mykolaiv
Tidak hanya akademisi di Barat. Banyak akademisi dan ahli di Asia (dan tentu saja Indonesia) yang juga melakukan ini.
Tolonglah. Coba dengar orang-orang Ukraina dan Eropa Timur sebelum lantas mengulang propaganda Rusia (apalagi mendengarkan akademisi Rusia pendukung perang) 😢