Dimulai dari berlakunya UU Ciptaker yg buat pegawai swasta udah ga bisa dapet lagi pesangon sebanyak tahun dia bekerja. Maksimal dapet pesangon 9x gaji aja.
Lalu lowongan kerja lebih banyak kontrak dan outsource dibanding pegawai tetap.
Dan sekarang lebih kacau lagi, loker isinya magang trus bukan diangkat jadi pegawai biasa.
Kirain semua ini untuk kepentingan pengusaha, ternyata ketidakmampuan negara menciptakan iklim ekonomi yg baik, yang akhirnya membuat pengusaha cari cara agar pengeluaran tidak semakin membesar, salah satu caranya menghemat dari sektor SDM. Pekerja dikorbankan. Rakyat dikorbankan. Ekonomi masyarakat akhirnya melemah.
Suami to suami...
Banyak sekali suami yang hancur karir dan rezekinya setelah selingkuh.
Mengapa? Ternyata suami lancar rezeki dan usahanya karena ada rezeki istri yang Allah titipkan melaluinya.
Apa ada dalilnya? Ada. Allah mewajibkan nafkah istri kepada suami. Artinya, sebagian rezeki istri itu lewat suami.
Maka... Ketika selingkuh, rezeki istri yang ternyata jatahnya lebih banyak dari suami, dicabut darinya. Maka tak jarang, banyak yang hancur karir dan rezekinya setelah itu.
Ini hasil kerjaan lo? @kemkomdigi INI HASIL KERJAAN LO?
DI TELPON NON STOP BAHKAN DALAM RENTANG 1 MENIT???? SEHARI BISA LEBIH DR 10? MANA PERLINDUNGAN DATA PELANGGAN DAN PRIVASINYA
cc @BPKN_RI
hotel 200 juta per malam at the heart of paris while kemarin banyak anak-anak yang gagal daftar utbk karena “sekedar” 200 ribu aja mereka ga punya… oh i hope you suffer in hell
Bukti kuat bahwa negara gak kerja, gak hadir, salah pilih prioritas, bebal, culas, pongah, dan empatinya jatoh.
Kapan terakhir kali kamu liat presiden unggah konten perihal Aceh? Saat sholat ied? Saat diskusi harga sumur bor 150jt dan dianggapnya murah? Atau saat ia berkelakar di atas podium bahwa saat pemilu ia tak memenangkan suara di Sumatera, tetapi mengklaim ia dan pemerintahannya tetap 'mati-matian' untuk proses pemulihan bencana? Kapan?
Inilah Aceh saat ini, masih seperti ini.
Semoga lekas pulih, Aceh. 🥀
Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor,
kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025.
Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? https://t.co/DumAVg6faa
men to men: tolong banget evaluasi isi obrolan tongkrongan atau grup WA (or apapun) circle lo pada. kalo temen lo udah mulai objektifikasi perempuan, ngelecehin fisik pake bahasa kotor buat becandaan, and you do absolutely nothing about it? you're part of the problem
jangan pernah berlindung di balik "namanya juga cowok" atau "ah elah cuma locker room talk doang, aslinya mah kita respect kok". it's a fucking bullshit.
mindset jelek itu tumbuhnya dari hal-hal sampah yang lo normalisasi di circle lo sendiri. kalo lo udah terbiasa ngeliat perempuan cuma sebatas objek buat bahan fantasi di grup, pelan-pelan empati lo ke mereka bakal mati
solid sama temen tuh ada batasnya. diem dan ikut ketawa pas temen lo ngelecehin orang itu bukan solid, tapi lo lagi jadi enabler
gausah muluk-muluk sok pahlawan. minimal kalo ada temen lo yang mulai sangean ga jelas di obrolan langsung tegor. kalo ditegor malah ngegas dan ngatain lo so suci, mending leave. tongkrongan kek gitu ga ada valuenya sama sekali buat lo
buat lo yang milih diem aja pas temen lo ngerendahin perempuan di grup, sadar ga sih kalo diemnya lo itu yang ngasih validasi ke mereka buat terus jadi predator?
Ini salah satu sidang yang paling keras menurut gw dalam sejarah UI.
Dibuka dari jam 5 sore, selesainya nyaris jam 3 pagi.
Ratusan mahasiswa menyidang dan menyoraki pelaku KS.
Dekan, Wadek, Kaprodi, sebagian Guru Besar dan Dosen2 pada hadir. Ga ada yang pulang.
Dekan berjanji akan menjatuhkan sanksi DO ke pelaku KS jika terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan KS.
Sidang etiknya akan dimulai selasa ini. Kawal terus prosesnya.
thread update kasus FH UI:
Gambar 1: Ini adalah tampang 16 pelaku pelecehan seksual verbal dan objektifiksasi terhadap perempuan di FH UI. Ini adalah moMen ketika mereka disidang oleh forum mahasiswa dan live di tiktok.
Gambar 2: Ibu yang berpakaian batik dan dipeluk menjadi salah satu korban yang dilecehkan para pelaku di grup chatnya. Beliau adalah salah satu dosen di FH UI. Beliau saat forum bilang “pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya”.
iya.. pernah uang tinggal 2rb apa 20rb ya aku lupa, pokoknya udah yg yaudahlah mau makan apa pikir aja besok
tiba-tiba dateng rejeki uang tcm brp ratus ribu Ya Allah Maha Penolong 😭😭
Saya sedang mudik.
Tapi rumah di Jogja tetap terbuka, dan tim Sabalingga berjaga.
Hari ini, saya dapat laporan dari Tim bahwa ada seorang ibu datang sendiri, berjalan kaki,
meminta sekadar untuk makan esok hari.
Alhamdulillah, tim menerima dengan baik,
memberi seadanya yang kami punya.
Di saat banyak orang bersiap merayakan,
ternyata masih ada yang sedang bertahan.
Semoga rumah ini tetap bisa jadi tempat singgah,
bagi siapa pun yang membutuhkan.
"Ingatlah bahwa kita akan mati, memento mori".
Pas gue S1 ambil filsafat, pernah sekali di matkul Eksistensialisme kami semua disuruh menulis soal kematian. Gue cuma bisa nulis perihal betapa niscayanya kematian, bahwa karena kita fana maka kita harus menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang-orang yg kita cinta. Narasinya masih external-biased, gue lupa bahkan belum bisa memahami kematian untuk diri gue sendiri.
Kita sedih saat ingat bahwa orang-orang yg kita cintai suatu saat akan mati. Bahkan mungkin beberapa dari kita udah pernah mengalami fase grieving, kita jadi saksi atas kematian orang lain.
Tapi kita sering lupa, jangankan mereka... kita sendiri juga akan mati.
Kita sering pakai kepergian orang lain sebagai peringatan, tapi kita lupa menjadikannya sebagai cermin.
Kita lebih gampang menghadapi kematian orang lain karena kita bisa lihat itu semua dari luar, memprosesnya sebagai peristiwa yg terjadi pada dunia. Tapi kematian kita sendiri selalu di ujung cakrawala, justru karena itu paling mudah diabaikan.
Kita tuh lucu yah kadang... Kalo orang terdekat sakit, mungkin kita tiba-tiba jadi 'hadir'. Kita telfon mereka lebih sering, jengukin, kita ungkapin bentuk sayang tanpa ragu.
Tapi pernah gak nanya ke diri sendiri, "kalo aku besok gak ada, apakah hari ini cukup begini adanya?"
Apakah cara gue hidup hari ini adalah cara yang akan gue setujui kalo gue tahu ini hari terakhir gue?
Apakah gue hidup dengan sadar, atau cuma gerak, nunda, menghindar, nunggu waktu yg "tepat" yg mungkin ga pernah dateng?
Kalo kita belanja ke supermarket, makin banyak yg kita beli makin lama kita di kasir. Hidup juga begitu ke kita. Whatever we do, we will pay for it.
Setiap pilihan yg kita buat, setiap hal yg kita ambil dan kita tinggalkan, setiap momen yg kita isi atau kita biarkan kosong -- semua itu membentuk antrian yg harus kita pertanggungjawabkan, bukan kepada Tuhan atau kepada orang lain, tapi kepada diri kita sendiri.
So, 'memento mori, memento vivere -- ingatlah kita akan mati, maka ingatlah untuk hidup'.
Semoga kita gak pernah lupa untuk hidup untuk diri sendiri, dan kapanpun kita harus duduk bareng kematian, semoga kita udah memahami apakah kita benar-benar sudah hidup untuk diri sendiri.
Jangan keras-keras sama diri sendiri ya? Jaga kesehatan jiwa dan raga selagi mereka masih bersama.
> jadi fadia arafiq
> mantan penyanyi dangdut
> jadi bupati pekalongan 2 periode
> nggak paham hukum, serahin urusan ke sekda, cuma ngurus seremonial
> kena ott kpk 24 miliar dari total proyek 46 miliar
maret 2026
> mobil listrik abis batre pas lagi pelarian
> diciduk kpk pas lagi antre ngecas di spklu semarang
> rompi oranye resmi dipake
the persona
> mantan penyayi dangdut yang jadi politisi
> bupati "incumbent" yang terpilih lagi
> klaim nggak ngerti birokrasi
> gaya kepemimpinan "serahkan pada ahlinya" (alias sekda)
the scam (pt raja nusantara berjaya)
> bikin perusahaan keluarga buat monopoli proyek
> pasang asisten rumah tangga (art) jadi direktur boneka
> menangin 17 proyek outsourcing di 21 dinas & rsud
> harga perkiraan (hps) dimanipulasi biar mereka selalu menang
the family business (aliran dana)
> fadia arafiq: jatah 5.5 miliar
> suami (anggota dpr ri): jatah 1.1 miliar
> anak (anggota dprd): jatah 4.6 miliar
> anak kedua: jatah 2.5 miliar
> sisa 3 miliar ditarik tunai buat "operasional"
the cruelty (sisi gelap)
> potong dana stunting 15% (padahal buat gizi anak)
> tukang parkir puskesmas wajib setor 35rb per hari
> kalo setoran kurang, tukang parkir dipaksa nombok pake duit pribadi
> wa group "belanja rsud" isinya foto gepokan duit setoran harian
the defense
> "saya kan cuma mantan pedangdut, nggak paham hukum"
> bilang semua urusan teknis itu kerjaan sekda
> merasa nggak bersalah karena cuma "menjalankan tugas"
> kpk ketawa karena dia udah 15 tahun di politik
status pemkab
> sekda & 12 pejabat sempet diangkut kpk
> kpk bongkar praktik jual beli jabatan (kepala puskesmas 100jt)
> banyak ASN yang mulai "nyanyi" soal tekanan dari atasan
ROT IN THE HELL
Barusan vid bapak ini lewat di explore aku. Setelah aku stalk ternyata ini bapak & ibunya tinggal di rumah yang atapnya udah gaadaa 😭😭 siapapun yg dekett alamat blio tolong cekin plsss 💚
Agak OOT tapi orang kerja kantoran pada umumnya kan dibatasi usia pensiun, kenapa jadi presiden ga ada batasan usia maksimum, ya? Secara biologis kan lansia ada penurunan kognitif, volume otak menyusut, dll. I mean look at him and setanyahu and