Jadi kepikiran sama kalimat ini :
Ketinggalan kendaraan bisa menunggu.
Tapi, ketinggalan seseorang itu selamanya.
Kalau ada orang yang mencintaimu melebihi nyawanya maka mohonlah, gunakan seluruh kekuatanmu untuk mencintainya ๐
Stop menjadikan sosial media sebagai standar dalam menilai baik buruknya seseorang !
Kenali orangnya langsung, duduk ngopi bareng, ngobrol.
Setelahnya, baru kamu akan mengerti alasan kenapa orang lain begitu menyukainya ataupun tidak :)
Seseorang dengan personal brandingnya :
Dibilang lagi ga ada duit sekalipun orang lain juga ga akan percaya :)
Lebih-lebih kalo dibilang belum punya pasangan.
Betul apa betul ?
Hidup penuh dgn plot twist. Selalu ada hikmah dibaliknya. Entah mgkn dari hal-hal yg kamu alami, orang-orang yg kamu temui, selalu ingat itu. Bisa jadi, suatu hari nanti orang tersebutlah yg akan membantumu, pun sebaliknya. Tetap jadi org baik, dan teruslah berbuat baik ๐
Coba dulu deh "Perlakukan orang lain selayaknya kamu ingin diperlakukan"
Dengan begini, setidaknya egomu akan sedikit turun dari yang selalu ingin dimengerti โ๏ธ
Setiap orang punya kelebihan & kekurangan yang tak mungkin persis sama. Lantas apa hak mu menghukum diri sendiri seolah-olah tak punya masa depan ? Kau tak pernah sadar, akan selalu ada orang yang memuji satu kelebihan pada dirimu yang tak pernah kau lirik itu ๐
Katanya "fokus aja untuk masa depan, jangan pernah tengok ke belakang"
Tapi.. melihat dirimu yang gini-gini aja, sesekali kayaknya harus banget nengok ke belakang, supaya tersadarkan "sudah terlalu banyak waktu dan kesempatan yang kamu lewatkan." โผ๏ธ