If they love you, they will show you. If they want to spend time with you, they will. If they value your happiness, they will never intentionally hurt you. You see, wants and needs coexist in a different context.
i love art of noticing. i love when someone said
“es kopi, kan?"
"pasti yang warna biru"
"beli dimsum mentai yuk"
"mulai diem, energinya udah abis ya?"
"kamu yang rasa cokelat kan"
"ayo beli eskrim biar mood"
"keluar yok muter-muter cari jajan"
"iya kan kamu pernah cerita"
"kamu cocok banget pake itu "
"ga bisa ya kalo ga pedes"
"diem disitu aku fotoin"
as a eldest daughter, sometimes i do find myself getting irritated when ppl want me to walk them thru very simple things bc i had to figure out so much by myself
makin kesini jadi makin sadar, kalo sekarang tuh relationship bukan cuma soal bucin bucinan cringe lagi tapi we need a partner yang bisa grow bareng, diajak deeptalk tanpa vibes awkward, saling tukar pikiran tanpa adanya ego, saling backup di good & bad days, ngobrolin anything from dreams to darkest fears tapi tetep jadi home to back home to.
Kalian bisa matikan hp ga baca berita lalu membuat jarak dari kebakaran hutan.
Tapi aku yang di Kalimantan ini, biarpun udah matikan hp, ga baca berita, tetep sesak nafas dan batuk batuk.
Nyuruh touch some grass udah kebakar rumputnya. Nyuruh walk in nature racun semua isinya.