- Kesaksian Mongol, 2001 -
Ternyata pengakuan ini bukan cerita baru.
Kemungkinan ini video paling awal yang terdokumentasi saat komika Mongol mengaku pernah menjadi pengikut sekte sesat "Children of God."
Awalnya saya kira cuma cari sensai๐จ
Tahun 2023 Rocky Gerung pernah nyebut Jokowi "bajingan tolol" sampai dipolisikan PDIP.
Bandingin sama kritiknya ke Prabowo? Main aman di evaluasi kebijakan yang masih terjaga jaraknya kritik nyalahin ke level menteri aja.
Ya bukan kebetulan jg, kalau ditelusuri lingkaran intelektual yang membesarkan Rocky. Dari 1987 dia udah jadi kepala Sekolah Ilmu Sosial di bawah Yayasan Padi dan Kapas, yayasan bikinan Dr. Sjahrir, ekonom yang jadi rekan dekatnya selama puluhan tahun.
2025 yayasan itu direaktivasi jadi Yayasan Padi Kapas Indonesia, digerakkan Luhut, Pandu Sjahrir (anak Dr. Sjahrir), dan Chatib Basri, dengan Rocky ikut hadir lagi di panggungnya.
Yang jarang diketahui publik, lingkaran ini ternyata udah bersinggungan sama keluarga Prabowo sejak lama, meski bukan lewat Rocky langsung. Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo, adalah pemilik perusahaan konsultan Indo Consult.
Dr. Sjahrir, sosok sentral di lingkaran intelektual Rocky, pernah kerja di Indo Consult selama 6-7 tahun di bawah bimbingan langsung Sumitro. Jadi jauh sebelum Rocky dan Prabowo saling kenal secara politik, lingkaran yang membentuk cara berpikir Rocky itu udah pernah berada di bawah pengaruh keluarga Djojohadikusumo.
Dari situ, kelihatan bahwa relasi Rocky-Prabowo bukan sekadar kedekatan personal dua individu, tapi tumpang tindih dua lingkaran elite lama, satu jalur intelektual-ekonom lewat Yayasan Padi Kapas, satu jalur politik-bisnis lewat Indo Consult.
Dalam istilah zaman sekarang, Rocky itu bagian dari "family and friends"-nya Prabowo, bukan pengamat netral yang kebetulan pernah bersinggungan.
alasan Investor Asing Kabur menurut tom lembong :
- Regulasi berubah-ubah sesuai keinginan yg berkuasa
- tidak konsisten, tidak bisa diprediksi
- Kriminalisasi nyata ,Nadiem, Tom Lembong, BRI Ventures, Telkom Ventures semua dikriminalisasi
- Danantara tidak transparan
- laporan keuangan belum keluar, bisnis model tidak jelas
- tiap tahun cuma ngeluarin bond (malak secara halus?)
- DPR masuk ke BI
- politisasi kebijakan moneter sangat menakutkan investor
- Patriot Bond = tanda putus asaan prabowo
- pemerintah terlihat desperate cari uang dengan cara aneh
Rupiah melemah ke semua mata uang
- bukan karena dolar kuat, tapi borok dari dalam negeri sendiri
- Investor punya banyak pilihan
- Malaysia, Vietnam, Thailand jauh lebih ramah.
- Tidak ada yang wajib invest di Indonesia
Kabar gembira bagi jutaan pelanggan setia Telkomsel di seluruh tanah air! Guna menjawab tuntutan asas keadilan transaksi data bagi para pengguna, Telkomsel secara resmi meluncurkan fitur โAkumulasi Kuotaโ (Rollover).
Kini, sisa kuota utama dari bulan sebelumnya tidak lagi dihapus secara paksa, melainkan digabungkan langsung dengan kuota baru Anda secara utuh.
๐ Bagaimana Skema Cara Kerjanya?
Sangat mudah dan transparan!
Misal: Anda mengaktifkan Paket 8 GB seharga Rp70.000 dengan masa aktif 30 hari.
Di akhir bulan, Anda masih menyisakan 3 GB data internet yang belum digunakan. Cukup lakukan pembelian paket baru sejenis sebelum masa aktif paket sebelumnya berakhir. Sisa 3 GB tersebut otomatis digabung dengan kuota 8 GB baru Anda. Total kuota bulan berikutnya menjadi 11 GB tanpa hangus!
Langkah revolusioner ini sejalan dengan komitmen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) untuk meningkatkan kebebasan serta kenyamanan pengalaman berselancar digital Anda.
Bagaimana pendapat Anda mengenai kebijakan anyar Telkomsel ini? Apakah Anda sudah mencobanya?
Pak Purbaya, @KemenkeuRI mohon izin mengingatkan. Arahan Bapak untuk terus 'serok' di saat IHSG terjun bebas ini sudah kami dokumentasikan sebagai barang bukti.
Berdasarkan Pasal 91 dan 92 UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, tindakan menciptakan gambaran semu atau memanipulasi pasar itu ada sanksi pidananya loh, Pak. Penjara paling lama 10 tahun dan denda 15 miliar.
Mau kita selesaikan kekeluargaan atau nunggu panggilan Bareskrim, Pak? ๐
@DivHumas_Polri
pendapat Mahfud MD soal Vonis Nadiem:
- Nampaknya memang target
- tapi tidak tahu siapa musuh politik Nadiem
- Saya ikut sedih
- sejak awal sudah menduga vonis seperti ini meski tidak sangka seberat ini
- Jaksa tidak pernah serahkan bukti janji "besok-besok" sampai vonis
- Skenario sudah terbaca dari awal lewat kasus Ibam
- Keyakinan hakim bisa dibeli atau ditekan
- Mahfud curiga ini target politik
- tapi motifnya tidak jelas
Jerome Polin kembali berikan pendapat dan merasa capek tiap hari liat berita buruk, melalui akun sosmed nya ia bilang:
"Jujur at this point aku bingung, kita sebagai rakyat tuh bisa apa sih? speak up di sosmed udah, ga didenger. Dilawan pake buzzer lagi. Demo udah, ga ada perubahan. Dilawan pake demo bayaran. Ada cara apalagi?? Segakbisa ngapa-ngapain itu kah?
Asli bingung dan bertanya2, apa masih ada harapan?
Yang berkontribusi malah dikriminalisasi. Terus harus apa? Bisa apa?
Rakyat susah cari kerja, kualifikasi harus S1 minimal. Eh ada yang ga lulus S1 jadi komisaris, segampang itu?"
TAK MASUK RENCANA SHIN TAE YONG.
Mauro, Shayne dan Cyrus datang ke Persija diiringi hype sebagai pemain naturalisasi (atau pemain keturunan kewarganegaraan terbatas untuk cyrus) yang harusnya punya kemampuan di atas rata-rata.
Tapi penampilan mereka di musim perdana jauh dari kata memuaskan.
Musim ini, ketiganya dikabarkan tak masuk skema STY. Dan berita ini banyak direspon negatif oleh pendukung Persija dengan STY maunya bentuk tim yang gimana.
Ujian bagi Persija untuk jadi juara sudah dimulai dari sini, kalau Manajemen, Pelatih dan Supporter tidak 1 jalan soal pembentukan tim.
Jauh itu gelar juara, coba dikasih ruang membentuk tim sesuai keinginan pelatih dulu.
Jadi ingat case timnas potong generasi, banyak dihujat karena pemilihan tidak meyakinkan, ternyata bisa sukses ๐๐