Tidak mau disalahkan , mitra SPPG di Tanatoraja yang sebabkan keracunan salahkan para siswa:
"KALAU SUDAH TAU BASI KENAPA MASIH DIMAKAN"!? (4/9/2026)
Mitra SPPG tidak punya empati!
ياعاراه ياعيباه واسلاماه
يا أمة العار ياأمة الملياري مسلم
لعن الله من سكت وتخاذل
العدو الصهيوني بدأ في اعدام الأسرى الفلسطينيين
يعدمهم صعق بالكهرباء بطريقة خبيثة ووحشية
لاتتوقف عن نشر وفظح جرائم اليهود الصهاينة
ارجوا منكم مشاركة ونشر المقطع على اوسع نطاق
Ey insanlık uyan! Hindistan'da vahşi Hindular tarafından, Müslümanlara zulüm ve işkence yapılıyor. Bu insanlık dışı vahşete dur demek için paylaşarak sesimizi dünyaya duyuralım.
#India#IndianMuslimsUnderAttack#Haber
KERIBUTAN PECAH DI SIMPANG GRAMEDIA JOGJA!
Massa Aksi & Warga Sempat Bersitegang, Petugas Bergerak Cepat Kendalikan Situasi!
Selasa malam, 1 September 2026—Kondisi di kawasan Simpang Empat Gramedia Sudirman Yogyakarta yang sejak sore dipadati massa aksi demonstrasi "UGM Full Melawan" sempat memanas hingga memicu keributan dan perselisihan di lapangan.
Eskalasi ketegangan pecah saat massa aksi yang bertahan hingga larut malam terlibat gesekan fisik dan adu mulut dengan sekelompok warga serta pengguna jalan yang melintas di sekitar persimpangan Sudirman-Terban.
📍 Rincian Kejadian & Penanganan Petugas di Lapangan wak
1. Gesekan Antara Massa Aksi & Warga Sekitar
Penutupan akses jalan yang berlangsung hingga malam hari serta pembakaran ban di tengah perempatan memicu kekecewaan sebagian warga dan pengguna jalan yang terhambat aktivitasnya. Perselisihan paham tak terhindarkan hingga sempat terjadi keributan dan saling lempar di sekitar perimeter Simpang Gramedia.
2. Respon Cepat Aparat Gabungan
Melihat situasi yang kian memanas, personel kepolisian dari Polresta Yogyakarta dibantu jajaran TNI dan aparat keamanan yang bersiaga langsung bergerak cepat menyekat kedua belah pihak. Petugas pasang badan untuk melerai bentrokan agar gesekan tidak meluas ke kawasan permukiman Kotabaru maupun Terban.
3. Situasi Berhasil Dikendalikan
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Simpang Empat Gramedia telah berhasil diredam dan dikendalikan oleh aparat kepolisian. Petugas mengimbau massa aksi untuk membubarkan diri secara tertib dan membersihkan sisa-sisa blokade di badan jalan guna memulihkan fungsi lalu lintas.
📢 Imbauan untuk Seluruh Kawan-kawan & Warga Jogja:
Tetap tahan diri, hindari segala bentuk provokasi di jalanan, dan utamakan keselamatan bersama! Kota Yogyakarta adalah milik kita bersama yang harus jaga kekondusifannya.