Hello guys.... Soโฆ apparently, I have a cenblu account now.. yeyeye.. I'm Marcel, by the way...
Belum tahu akun ini nantinya akan berubah jadi apa, but kemungkinan besar isinya akan menjadi campuran...
Well, it could be random thoughts, hal-hal yang lagi ramai (cause I love viral things), pop culture, kehidupan, sedikit opini yang mungkin tidak semua orang setuju,
hal-hal serius yang sesekali perlu dibicarakan,
dan berbagai pikiran yang biasanya muncul di kepalaku tapi nggak punya tempat untuk ditaruh....
Basically, anggap saja ini sebuah public diary yang unfortunately bisa dikomentari orang lain. ๐ญ
No niche. No promises. Weโll figure it out along the way...
Anyway, hello X. I actually have been in this platform since 2013, however I have just joined on this X Plus just about 8 or 10 minutes ago.. wkwkwkwk.....
Letโs see where this goes.....
Thank you for singgah on my account..
Mutualan yuk gengs... try to reach and follow me, and I'll reach and follow you back..
Definisi berkat datang bukan hanya dari orang terdekat, tapi Tuhan pun bisa pakai orang orang yg nun jauh di sana dan seberang untuk menjadi saluran berkat bagi kita. Amin...
Good morning blessed people..
Maybe one sign of a mature democracy is that neither side gets everything it wants.
Masyarakat berhak:
bertanya. mengkritik. berkumpul. menyampaikan aspirasi. menuntut akuntabilitas.
Negara juga berkewajiban:
menjaga keselamatan. melindungi hak orang lain. menegakkan hukum secara proporsional. dan memastikan ruang publik tetap berfungsi.
Kesulitannya bukan memilih salah satu.
The challenge is protecting both at the same time.
Order without freedom becomes control.
Freedom without responsibility can become chaos.
Good institutions are supposed to know the difference.
Dan mungkin ukuran kekuatan sebuah pemerintahan bukan seberapa sedikit kritik yang terdengar.
Itโs how confidently the system can receive criticism without becoming afraid of it.
Strong democracies donโt require silence.
They require rules strong enough to survive disagreement.
One thing social media desperately needs:
โbreakingโ should describe the news, not our ability to verify it.
๐ญ
Cepat itu bagus.
Benar lebih penting.
Karena informasi palsu yang sudah terlanjur viral nggak otomatis kembali masuk mulut orang setelah dikoreksi.
Speed gets attention. Accuracy earns trust.
Menunggu rekomendasi BMKG sebelum membangun kembali hunian korban gempa NTT adalah keputusan yang terdengar sederhana,
but it matters.
Karena recovery shouldnโt mean:
rebuilding the same vulnerability faster.
Bangun kembali rumahnya. Sekolahnya. Jalan dan layanan publiknya. Tapi gunakan kesempatan rekonstruksi untuk membuat semuanya lebih aman daripada sebelum bencana.
The goal isnโt merely to rebuild.
Itโs to rebuild better enough that the next disaster has less power to destroy.
Rekening aktivis Pati akhirnya diaktifkan kembali.
Good.
Tapi pengaktifan kembali adalah penyelesaian akses.
Belum otomatis menjadi penyelesaian pertanyaan.
Dasar tindakan?
Scope?
Duration?
Oversight?
Mechanism of objection?
Karena due process bukan cuma soal:
โakhirnya uangnya bisa dipakai lagi.โ
Itโs also about whether citizens can understand and challenge the process that restricted access in the first place.
Resolution matters. Precedent matters more.
Orang berbeda pendapat.
Spanduk berbeda.
Tuntutan berbeda.
Tapi kalau semuanya bisa disampaikan tanpa kekerasan dan didengar tanpa represi,
thatโs not chaos.
Thatโs democratic infrastructure doing its job.
Kita terlalu sering membicarakan demokrasi hanya saat pemilu.
Padahal kemampuan negara menerima kritik setelah pemilu sama pentingnya.
โNo Viral No Justiceโ mungkin salah satu slogan paling menyedihkan tentang pelayanan publik.
Karena artinya masyarakat mulai merasa:
visibility is an unofficial appeal mechanism.
Kalau sebuah masalah baru bergerak setelah trending,
yang perlu diperbaiki bukan algoritmanya.
Itโs the system before the algorithm.
Indonesia mau membangun 100 GW solar dengan kebutuhan investasi yang diperkirakan sekitar Rp1.130 triliun.
Thatโs a gigantic number.
Tapi KPI yang paling menarik nanti sebenarnya sederhana:
berapa desa akhirnya punya listrik reliable?
berapa diesel bisa digantikan?
berapa komponen dibuat di Indonesia?
berapa skill dan pekerjaan baru tercipta?
dan berapa biaya energi yang benar-benar turun?
Donโt just build panels.
Build capability around the panels.
Energy transition becomes transformative when Indonesia doesnโt only consume the technology.
We learn to own more of its value chain.
Ada sesuatu yang agak absurd ketika masyarakat sampai perlu turun ke jalan untuk bilang:
โtolong seriusin aturan supaya aset hasil kejahatan bisa lebih efektif dikejar.โ
๐ญ
RUU Perampasan Aset tentu bukan magic button yang otomatis menghapus korupsi.
Tapi kalau mau dibahas serius, publik juga berhak mendapatkan jawaban serius:
apa safeguards-nya?
bagaimana due process-nya?
bagaimana melindungi pihak ketiga yang beritikad baik?
bagaimana mencegah abuse of power?
Strong enforcement needs strong safeguards.
Jangan disuruh memilih antara negara yang lemah menghadapi kejahatan dan negara yang terlalu kuat terhadap warga.
We should be able to design better than that.
Corporate vocabulary:
โMohon dapat menjadi perhatian.โ
= jangan bikin masalah.
โMohon menjadi perhatian bersama.โ
= gue nggak tahu siapa yang bikin masalah, jadi semuanya kena. ๐ญ
Corporate diplomacy is an art form.