Prajurit terjun payung ke lokasi kebakaran tanpa peralatan memadai.
Jenderal dan panglima tertingginya bahas tepung untuk memadamkan kebakaran lahan dengan skala nasional.
Kini kita tahu, siapa yang harus diprioritaskan mendapat MBG agar tercukupi kebutuhan nutrisi otak.
Dokter Melinda adalah satu-satunya dokter yang bertugas di Puskesmas Dampek, NTT.
Setelah gempa melanda pada Sabtu (15/08), dia harus menangani ratusan korban gempa sendirian.
Banyak yang datang dengan yang berat. Sementara, bangunan puskesmas hancur dan alat medis terbatas.
Kalimantan dikepung kebakaran hutan dan lahan, membuat warga di sejumlah daerah terpapar kabut asap.
Pada Rabu (19/08), terdeteksi lebih dari 1.600 titik panas dalam sehari.
Seperti apa sebaran titik panas di Kalimantan sepanjang Agustus ini? 👇🏽
#124 DAENGFPL x Pisangijo
✅Verified, kolab sama @DaengFPL buat musim 26/27
Syarat & cara Join:
1. RT, like, REPLY nama timmu dan siapa guru FPL mu?
2. Follow 2 akun di poster, lalu Join kode 75nwid
HADIAH smartphone u akhir musim, 50k tiap bulan
deadline GW5
TOSHIBA TV SIELTAM LEAGUE S3 🏆📺🦅
In collaboration with @FPL_sieltam.
Berhadiah total jutaan rupiah + TV Toshiba. 🎁💰📺
S&K:
- Follow @toshibatv_id dan @FPL_sieltam di X dan IG (total 4 akun)
- RT & Like postingan ini.
- Reply (nama team) kamu di post ini.
- 1 manager maksimal 1 akun
- Perhatikan seluruh rangkaian poster dengan seksama.
Gabung sekarang, gratis!👇
Korban gempa di Desa Lidi, Pulau Palue, NTT, masih terisolasi. Upaya pengiriman bantuan ke lewat helikopter pada Kamis (20/08) gagal karena angin kencang.
Jalur darat belum bisa ditempuh karena akses jalan putus. Jalur laut juga belum memungkinkan karena gelombang tinggi.
Kebakaran hutan dan lahan mengepung Pulau Kalimantan, membuat warga menghirup kabut asap.
Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, anak-anak pergi sekolah menggunakan masker. Selain itu, jarak pandang di jalan juga berkurang gara-gara kabut asap.
21 Tahun Damai Aceh, Ketika Bendera Kembali Menjadi Persoalan
Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15 Agustus 2026), diwarnai kericuhan antara aparat keamanan dan sebagian peserta setelah pengibaran Bendera Aceh dilarang. Sejumlah laporan kemudian menyebut bendera Bulan Bintang sempat dikibarkan di lokasi.
Padahal, MoU Helsinki 2005 menjadi dasar penting bagi lahirnya perdamaian Aceh. Kesepakatan tersebut antara lain memberikan ruang bagi Aceh untuk memiliki dan menggunakan simbol wilayah, termasuk bendera dan lambang, serta memberikan kewenangan yang luas dalam pengelolaan ekonomi dan sumber daya alam. MoU juga menyebut Aceh berhak mempertahankan 70% pendapatan dari cadangan hidrokarbon dan sumber daya alam lainnya.
Karena itu, bagi sebagian masyarakat Aceh, persoalan bendera bukan sekadar soal selembar kain. Ia dipandang sebagai simbol dari komitmen terhadap kesepakatan damai yang ditandatangani Pemerintah Indonesia dan GAM pada 15 Agustus 2005.
Setelah 21 tahun, muncul kembali pertanyaan besar: sejauh mana seluruh butir kesepakatan Helsinki benar-benar telah dilaksanakan?
Sebagian pihak menilai Jakarta belum sepenuhnya memenuhi komitmen yang telah disepakati, terutama terkait simbol Aceh, kewenangan ekonomi, dan pengelolaan sumber daya alam. Tuduhan tersebut tentu merupakan pandangan politik yang masih menjadi perdebatan, tetapi persoalan implementasi MoU Helsinki memang tetap menjadi salah satu isu utama dalam perjalanan perdamaian Aceh.
Ironisnya, pada hari yang seharusnya menjadi simbol perdamaian, perbedaan tafsir mengenai salah satu simbol Aceh justru kembali memicu ketegangan.
Perdamaian bukan hanya tentang berhentinya konflik bersenjata. Perdamaian juga tentang menepati kesepakatan.
Aceh telah memilih jalan damai. Kini yang dibutuhkan adalah memastikan bahwa seluruh komitmen perdamaian dihormati dan dilaksanakan secara adil.
Bedakan Swasembada Pangan dg swasembada beras sj sulit...
Yang ditanya sawah mana yg panen sgt besar dijwb ketersedian beras bulog...bro impor beras jg masuk bulog, loh..pak Mentan come on, berani debat soal pernyataan anda sebelumnya? Jgn kirim pegawai y tak baca Undang2 lah..
BELAJAR NGOMONG DULU PAK ASTAGHFIRULLAH
kebiasaan nyebut b*jingan brgsk ajg nd*smu saat pidato sih makanya jd gapunya filter buat nentuin mana yg harus diomongin mana yg gk
Even Eropa & US g berani bilang jelas klo Ir4n punya nuklir. Kita ini siapa bjir? Bahaya banget 😩
Even negara2 lain aja hati2 banget soal ini. Pantes staff berani main matiin mic Anda dan motong lgsg ke iklan. Kepekaan geopolitiknya pripun? 😩🤏🏻
Andai Thomas Tuchel lebih berani, mungkin kita bisa mendapat 90 menit final yang lebih menghibur dari ini. Argentina nggak bisa ngapa-ngapain selain main “jorok” di 2 babak ini.