Nikita Willy: "Sejauh mana batasan keterlibatan mertua dalam rumah tangga anaknya?"
Bu Rani: "Saya kalau mau ke rumah anak saya, saya WA mantu saya dulu."
Mungkin dia lagi capek. Mungkin kulkasnya kosong. Mungkin dia lagi ingin sendiri.
"Anak kita siap menerima kita kapan saja. Tapi menantu kita belum tentu."
Setuju ya bu ibu ๐ค
Bu Rani bilang banyak orang tua sebenarnya tidak membenci menantunya.
Mereka hanya tidak siap menerima satu kenyataan:
"Anak kita sudah ada yang punya."
Karena sejak menikah, anak yang selama ini hanya menjadi bagian dari keluarga kita, kini juga menjadi bagian dari keluarga orang lain.
Dan tidak semua orang tua siap dengan perubahan itu.
Menurut Bu Rani, banyak konflik mertua dan menantu bukan karena ada yang jahat.
Tapi karena ekspektasi.
Mertua berharap menantunya punya pandangan hidup, kebiasaan, bahkan nilai yang sama dengan keluarganya.
Padahal menantu dibesarkan oleh orang tua yang berbeda.
"Kalau kita sebagai orang tua sudah memberikan restu kepada anak kita untuk menikah, biarkan mereka menjalani hidup dengan nilai-nilainya sendiri." โ Bu Rani
Menurutnya, nilai yang diajarkan orang tua kepada anak belum tentu cocok untuk pasangan hidup anaknya. Karena itu, orang tua perlu siap menerima bahwa anaknya mungkin akan memiliki cara hidup yang berbeda setelah menikah.
cc:threadhallolalalah
Aku pernah baru jd pacar tiap main ke rumahnya disuruh nyuci piring seabreg pdhl ga makan di sana. Terus kata mamahku putus aja lah, mamah ke menantu aja ga pernah nyuruh beberes. Kata mamah, ngurus anak dan suami itu udah capek, gaperlu ditambah bantu beberes pas ke rumah mertua
Chating sama temen di US. Gue nanya ke dia, "siapa sih yang kepikiran ngejadiin kakek2 tua megalomania jadi presiden?". Dia malah balik nanya, "Nah di negaramu sendiri siapa yang kepikiran menjadikan kakek2 tua pelanggar HAM jadi presiden?"
Gue langsung diem, diulti begitu. ๐ญ
Anak kecil yang Anda lihat di foto ini sudah tidak hidup lagi, karena mereka memakannya dalam ritual kanibalisme.
Satu-satunya alasan perang saat ini adalah untuk mengalihkan perhatian dan membuat kita melupakan kekejian mereka.
Karena pada hari perang dimulai, mereka menghapus 66.000 email dan banyak foto yang seharusnya digunakan untuk melawan mereka dalam kasus Epstein.
Itulah mengapa Anggota Kongres AS Ted Lieu mengatakan: "Untuk mengalihkan perhatian kita dari kejahatan Donald Trump yang memperkosa anak-anak kecil, Trump telah melancarkan perang terbuka."
Sebuah email yang dikirim ke Epstein menyatakan bahwa Trump menghabiskan waktu berjam-jam di rumah Epstein bersama seorang korban. Rumah itu dilengkapi dengan alat perekam audio dan kamera, merekam setiap momen.
Oleh karena itu, Trump dipaksa untuk melakukan semua yang dikatakan Netanyahu, karena mereka memiliki arsip besar untuk memerasnya.
Jelas juga bahwa situasi ini tidak terbatas pada Trump saja.
Please please stop ramaikan narasi "Presiden gak tahu apa-apa" / "informasi ke Presiden difilter", dan sebangsanya.
Dia itu presiden. Kepala negara. Terpilih melalui proses demokrasi. Sangat layak kita menuntut tanggung jawab dia..
I knew it was already a disaster when he got elected, but I didnโt think it would get THIS bad. Hundreds of people literally died because of his and his ministersโ incompetence in just a year.
Kalau ribuan anak kecil keracunan aja gak peduli, what do you expect to happen when elephants died or huge flood in northern Sumatera killed and displaced people.. innalillahi..