ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
“Kak, aku berhasil! Lihat!” gumamnya pada Ishvara sambil menunjuk karpetnya yang sudah berubah fungsi dan sifatnya.
( @narasiskya )
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
Majesty spontan menutup mulutnya, menahan tawa yang meledak. “Hore! Berhasil!” pekiknya girang dan Maje terlihat tersenyum lebar karenanya. Tak sia-sia juga mereka melakukan praktikum kali ini.
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
Ia menunduk sedikit membaca ulang catatan, kemudian mengangguk-angguk penuh semangat. “Oke deh, kalau gitu kita barengan coba. Aku udah siap!”
Majesty mengangkat tongkatnya, menatap Ishvara dengan penuh semangat.
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
Maje menghela nafasnya lemah, sepertinya memang ada banyak kesalahan yang ia maupun Ishvara lakukan.
“Kayaknya… Inkantasinya memang salah deh kak. Ini… Di perkamen tulisannya “SPON-ji-fye” ujarnya sambil menunjukan pada Ishvara.
ㅤ ㅤㅤ
ㅤ ㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤㅤ
“Iya kak. Kita latihan bersama saja dan saling koreksi. Sepertinya aku juga butuh seseorang yang bisa mengkoreksiku.” ujar Maje.
Semoga dengan ini Maje bisa berhasil mencoba salah satu mantra persona ini.
( @narasiskya )
ㅤㅤ ㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤㅤ
Maje hanya tersenyum ramah mempersilahkan Kak Isa, nama kakak tingkatnya untuk duduk di dekatnya. “Silahkan kak.”
Majesty mengangguk buru-buru, sedikit malu sekaligus lega.
ㅤㅤ ㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤㅤ
Good day, witches and wizards. Please be informed that educational, economic, and administrative activities will be suspended on 5th September 2025 in observance of the Prophet Muhammad’s Birthday. Thank you for your attention.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Namun ada yang Maje tidak tahu bahwa inkantasi yang diucapkan tidak begitu benar. Membuat tongkat yang bergetar hanya memercikkan kilau samar sebelum padam begitu saja.
ㅤㅤ
ㅤㅤ