guys, gw warning-in sekali lagi.
ini BUKAN fear-mongering.
ini REAL.
paparan asap rokok bisa mempersempit pembuluh darah sampai bikin gangguan pernapasan.
udah bnyk case-nya di circle gw.
it’s time to think twice kalo mau hang out sama temen2 yg ngebul bgt ngerokoknya.
Jujur, setelah exposure kerja di overseas, baru kerasa banget kalau workflow di indo tuh messy. Kek kurang banget di system integration, jadinya operasionalnya berantakan dan workload jadi unnecessary complex. Budaya kerja di indo masih stuck di pola reactive daripada proactive.
Buat yang bingung kenapa banker bilang gini (sekaligus memperjelas maksud bang Eko)
Beliau bilang ‘merah terus dari awal tahun’ artinya kinerja banknya lagi jelek (bisa laba di bawah target atau bahkan rugi di beberapa segmen).
NPF/NPL itu singkatnya kredit/pembiayaan macet.
• NPL = Non Performing Loan (bank konvensional)
• NPF = Non Performing Financing (bank syariah)
Artinya persentase pinjaman yang nasabahnya sudah telat bayar >90 hari. Kalau naik tajam, artinya banyak orang/usaha yang lagi kesulitan bayar cicilan.
Kenapa naik sekarang? Karena ekonomi lagi challenging:
• Daya beli masyarakat melemah
• Banyak PHK / usaha lesu
• Inflasi (terutama pangan)
• Cicilan yang kemarin di-restrukturisasi jaman COVID sekarang mulai jatuh tempo beneran
Bedanya sama jaman COVID: dulu ada kebijakan relaksasi/restrukturisasi massal dari pemerintah, jadi bank bisa ‘tutup mata’ dulu nggak langsung catat macet. Sekarang nggak ada lagi, jadi keliatan yang beneran macet.
Secara nasional NPL masih di kisaran 2,1-2,2% (masih aman), tapi di beberapa bank/segmen tertentu (terutama consumer & multifinance) memang lagi naik signifikan. Makanya banker pada komen ‘ini udah nggak normal’ cmiiw
As someone who always used to be excited for new tech, I am not interested anymore. Everything has gotten so greedy, addictive, expensive and exclusive. They don't solve problems, they create them, and then try to sell you the solution. We're in literal technology hell.
If you wanna do/be better, instead of punishing, pls don't forget to validate yourself, then give yourself the trust you deserve.
"You did good already. But if you can put more attention here & there (tell the details), I'm sure we could get a much better result. I know we can."
🇮🇩 Pajak buku di Indonesia : 12%
🇲🇾 Pajak buku di Malaysia : 0%
🇬🇧 Pajak buku di Inggris : 0%
🇮🇳 Pajak buku di India : 0%
Di mana bumi dipijak, di situ rakyat dipalak 🙏🏻
you bloom where you are loved, and that is why you need to learn how to move on, to walk away from suffocating spaces where you can no longer stretch your limbs out. to live well, you have to learn how to leave.
“Communication is key” but no one talks about how scary real communication is. It is not cute texts and long calls. It’s “here’s where you hurt me, here’s what I need, here’s what I’m afraid to say”. It’s swallowing pride, risking rejection, choosing honesty over comfort.
🐻 We feel really grateful for your welcoming hearts, but we'd like you to refrain from coming to the hotel if possible. We don't really want to share where we're staying and it affects our condition for the concert and so we make this request of you. And as we go on our tour, it's really important to us to be able to try out delicious restaurants, walk along streets, and comfortably enjoy those countries. I hope there won't be any more times when you come to our hotels. We ask for your understanding!
Datang lagi berita buruk, berbasis data, bukan berbasis klaim di pidato heroik.
Setelah 72 bulan Indonesia selalu surplus neraca perdaganganya, bahkan di bulan-bulan masa Covid 2020, tibalah era DEFISIT di masa Pemerintahan amatir.
Amsiong tenan 😭
btw terutama buat perempuan,
please kalau kalian lagi sedih, stress, marah atau apapun, kalian keluarin yaa jangan ditahan atau dipendem sampe ngebatin gitu..
ibu aku sakit kena autoimun sejak tahun 2021 karna stress & selalu mendem perasannya. dan dia sampai sekarang ini rutin terapi di rscm seminggu bisa 2x :)
it’s really painful for knowing that she’s been through a lot things back then..
Di Amerika, harga buku hanya setara satu jam kerja. Upah minimum di sana sekitar $15/jam, sedangkan harga buku $15-20. Artinya mereka bisa membeli satu buku hanya dengan 1 jam kerja, seperti halnya kita membeli es teh jumbo di pinggir jalan.
Di Jepang, satu buku juga bisa dibeli dengan satu jam kerja. Upah minimum disana sekitar ¥1000-1200/jam. Harga buku ¥900-1300.
Di Jerman, satu buku = satu makan siang. Hanya dengan 2 jam kerja.
Di Inggris, satu buku bisa dibeli hanya dengan setengah jam kerja. Buku bukan jadi barang yang harus ditimbang antara 'beli atau tidak' buku sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seperti roti.
Di Norwegia, negara ikut menanggung harga buku, negara hadir memberikan subsidi dan distribusi yang merata, karena mereka percaya: bangsa yang cerdas dimulai dari buku yang mudah disentuh.
Di Malaysia. Buku masih bisa dijangkau hanya dengan 2 jam kerja.
Singapura. Satu buku bisa dibeli dari sisa makan siang.
Hyper consumerism di Indonesia itu juga karena... Marketing sejak lama udah perlahan2 merambah semua sisi2 di hidup, bahkan di hal2 yang tak terlihat sekalipun
Ini terutama di tiktok / shortform content: Orang ngiklanin produk di mana2; Tak ada kejelasan apakah suatu konten itu iklan atau nggak. Endorsement disamarkan sebagai review; Bahkan vlog soal kehidupan saja ada product placementnya. Reply2 post viral dipenuhi iklan. Semua isinya iklan
Departemen marketing berusaha keras menormalkan "membeli" dan "mempunyai", sampai2 orang merasa normal untuk beli2 di kondisi apapun. Liburan? "Harus" baju baru. Harus punya HP ini. Foto harus "bagus"; Semuanya harus "ditunjukkan"
sbnrny ketakutan terbesar gue bkn gagal dlm karir dan kekurangan secara materi ketakutan gue adalah life wore me down enough that i forgot all empathy and compassion that i completely stripped away from my hablumminannas and became one of #them