Udah pada lihat belum, di Medan ada warga lagi cerita soal kondisi jalan yang gelap ke Walikota, malah dinyinyirin sama lurahnya “Ciyee curhat dia bah”?
Namanya Syerly, Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Peringatan darurat 🚨🚨🚨🚨
Koruptor kakap mantan ketua MPR Setya Novanto yg terjerat kasus EKTP dan papa minta saham asik Ngopi
Negara rugi 2,3 T ( denda nya cuma 500 juta, pengembalian Asset cuma 49 M ) penjara cuma 12 tahun
Artinya selama 12 tahun cuan 2,2 T 🔥
KELUARKAN LAGI ARSIPPPPNYA WAHAI WARGA😹 ini di pandeglang pada dipaksa nyoblos 02 dikasih gocap perkepala, difoto dan disuruh tanda tangan sama RT setempat😹 aseli rek no hoax2 (adeknya dimyati jg jd wabup pandeglang)
Hai Generasi Boomer,
Kalau nggak sanggup urus negara,
biar kami Gen Z yang urus.
Mahasiswa BEM se-Jabodetabek turun ke Jalan Sudirman bawa 5 tuntutan:
1. Stop pemborosan APBN
2. Turunkan harga kebutuhan pokok & BBM
3. Hentikan program MBG & Koperasi Desa Merah Putih
4. Hentikan militerisme di ranah sipil
5. Prabowo, berhenti mengelak. Akui kesalahan pemerintah.
Kami mencintai negeri ini.
Tapi kami tidak akan diam saat negeri ini dijalankan dengan ugal-ugalan.
#MenujuIndonesiaBangkrut #MahasiswaBersuara
• nanik s deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.
• hotman paris mengundurkan diri dari kuasa hukum eks jampidsus, febrie.
• nevi rizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten I Pemkab Gayo Lues.
• Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI
Dan kamu masih merasa pesimis bahwa pekik suaramu di medsos tidak akan menghasilkan apa-apa? Jangan!
Teruslah berisik. Teruslah berisik mengkritisi embege, teruslah berisik mengkritisi advokat nakal yang membela penjahat, teruslah berisik mengkritisi pejabat publik yang pribadi atau anak-anaknya terang-terangan pamer kekayaan.
Teruslah berisik tentang keadaan pasar dan ekonomi kita yang jauh dari baik-baik saja. Kita semua bisa menghantam mereka. Kita semua bisa mempengaruhi psikologis orang-orang berkuasa.
Berisiknya kita bisa mempengaruhi kebijakan politik para penyelenggara negara!
@sosmedkeras Sumpah plot twist bgt, dan itu ayam buat diadu loh bukan buat dimakann, katanya dia juga bawa sajam lohh warga sana udah beberapa kali lapor tapi gada tindakan.
- Anak ini kehilangan bapaknya yg SEDANG BEKERJA BUKAN yg sedang maling ayam
- Anak ini tidak teriak2 “Bapak.. Bapak..” pada saat pemakaman karena TIDAK ADA KAMERA yg merekam
- Anak ini menangis mengeluarkan air mata pada saat dikunjungi BUKAN senyum2 ke kamera
- Anak ini baru mendapatkan 1 kali bantuan, TIDAK MENDAPATKAN BANTUAN yg katanya dapat donasi 1/2M, Ayam 100 Kg, sepatu baru, baju baru, IPAD Baru, HP baru, Baju Baru, Makanan 1 Dus & Se-Truck, biaya sekolah dari SD hingga selesai Sarjana
Lagi rame di sebelah, ada perempuan yang dibully sama kakak kelasnya di SMA dan baru berani speak up setelah 18 tahun. Yang bikin gong pelakunya ternyata skrg jadi HR di perusahaan plat merah 🤯🤯
Adik iparnya dipuji puji fans treasure karena sering ikut fansign dan konser, bayangin jalanan Pandeglang ancur ga karu-karuan eh anak bungsunya enak-enak hidup dikorea sambil ngekpop wkwkk kacaw
2024 sempet ga kpopan ternyata nyaleg ngikutin abangnya eh malah gagal🤣🤣
Moga tetep Independen dah BI yahh kedepan 😭😭
Jangan pikir ketika BI sudah dipegang kendali kekuasaan alias dipegang otoritas yang tunggal, maka akan enak ngatur keuangannya.
Malah justru ngeri sob. Apalagi sekarang pemimpin kita lagi demen banget proyek populis.
Kalo itu kejadian, niscaya uang kertas kita udah gak ada harganya lagi. KARENA SAMA PEMERINTAH NANTI BAKAL DICETAK TERUS.
Kenapa tuh? Gw bikin dalam satu Tweet ini aja deh
Yahh singkatnya kalo uang kertas di cetak terus ujungnya bakal inflasi.
Mungkin disini masih pada bingung kali hubungan cetak uang = inflasi.
Saya bikin analogi gini deh, kalo bingung juga tanya GROK.
Bayangin di kelasmu ada 10 mangkok bakso, dan 10 anak, masing-masing pegang 1 kupon. Satu kupon = satu bakso.
Terus ketua kelas nyetak 90 kupon lagi buat dirinya sendiri.
Baksonya tetap 10. Nggak nambah satu mangkok pun. Yang berubah cuma kuponmu yang tadinya bisa beli 1 bakso, sekarang cuma bisa beli sepersepuluh.
Ketua kelas nggak "menciptakan" bakso. Dia mengambil bakso dari kuponmu tanpa pernah minta izin, tanpa rapat kelas, tanpa kamu sadar.
NAHH PERTANYAAN NYA, KENAPA SIH PEMERINTAH LEBIH PILIG CETAK DUIT?
Ada salah satu opsi nya yaitu dengan PAJAK. Tapi naikin pajak itu ribet harus lewat DPR, diributin di TV, bikin nggak dipilih lagi.
Nyetak uang itu senyap. Nggak ada tanda tangan, nggak ada rapat, nggak ada nama yang bisa disalahkan. 😹😹
Yahh tiba-tiba Rupiah - Dollar udah ke 20k aja.
Dan gw pernah nulis terkait inflasi ini, yang paling parah SANERING tahun 1960an. Itu inflasi sampe 500% cok.
Naik seiring anggaran untuk proyek politik seperti konfrontasi Malaysia dan pembebasan Irian Barat, plus proyek mercusuar Asian Games, Ganefo, dan Conefo.
1961 sempat ditahan di 27%. Lalu 1962 melompat ke 174%, 1963 turun ke 119%, 1964 naik lagi 135%, 1965 meledak jadi 594%, dan 1966 tembus 635% 💀💀💀
Di puncak era itu, Bank Indonesia bahkan kehilangan namanya sendiri.
Semua bank dilebur jadi bank tunggal, dan bank sentral republik ini turun status jadi sebutan teknis "Bank Indonesia Unit I".
Intinya sihh, gw berharap BI tetap independen dehh terlepas DRAPOL yang terjadi.
Diksi “Londo Ireng” itu sebenernya berbau rasisme.
Lucunya, yang paling lantang ngecap jurnalis sebagai “Londo Ireng” justru keturunan langsung dari The Real Londo Ireng-nya.
Buyutnya dulu ikut bantu Belanda lawan Diponegoro.
Apa gak malu?