@sbyfess Aku pernah deket sama cowok yang kayak gini nder. Kebetulan jarang umur kita juga lumayan jauh. Dia nolak diajak followan bilangnya karena akun ig nya cuma buat cari info aja. Ternyata diem diem followan sama cewek lain yang dia deketin juga hahahaa
Ada yang ngerasa relate nggak?
OP ini sadar kalau beberapa tahun terakhir dia makin jarang baca novel, nonton film, bahkan webtoon. Awalnya dia pikir karena lagi sibuk, tapi setelah mencoba membaca lagi tahun ini, dia malah sadar kalau ternyata ada sesuatu yang berubah dalam dirinya.
Dia merasa kebutuhan dan harapannya terhadap fiksi sudah hilang. Dulu dia bisa berharap menemukan sesuatu di dalam cerita, atau merasa hidupnya terwakili lewat fiksi. Sekarang dia sudah nggak merasa butuh itu lagi.
Bahkan ketika berpikir mungkin dia masih bisa menikmati fiksi karena ketertarikan tertentu, dia sadar kalau keinginan itu pun sudah nggak ada. Bukan karena fiksinya yang salah, tapi karena dirinya sendiri sudah berubah.
Kalau aku sendiri masih suka nonton drama atau film, tapi kalau soal baca novel, wattpad atau webtoon, entah kenapa keinginannya udah nggak segencar dulu. Dulu rasanya bisa betah berjam-jam baca, beli banyak novel, beli episode webtoon sekarang mau mulai aja kadang udah nggak ada niat 😭
@convomfs Aku sempet deket sama cowok yang kayak gini. Tapi dia sampai bikin banyak akun buat follow follow cewek yang dia deketin biar gak ketahuan😭 Mana dulu aku dengan polosnya percaya
andai gua cantik sesuai standar masyarakat, gw cmn perlu joget brazil atau lypsinc lagu yg ga gw hapal trus boom viral dmn mn lalu dpt endors dari glad2glow scora scintific trus tinggal slow living
@bibabercerita Duka Anak Baik itu lukanya paling senyap. Mereka belajar meredam rasa sakit demi gak bikin orang lain susah, sampai akhirnya sadar...jadi anak penurut pun gak menjamin bakal aman dari luka emosional. It's a heartbreak of high expectations😔
"man to man"
jangan bawa anak orang sejauh ini cuma untuk buang buang waktunya. kalo emang gak mau serius ya jangan bikin dia terlalu attach sama kamu. jangan kasih harapan kalo kamu bakal nikahin, padahal sebenernya dalam hati kamu gak se-yakin itu sama dia.
aku tuh selalu sedih kalau ada perempuan yang jadi mempertanyakan dirinya sendiri cuma karena ternyata dipertemukan sama laki-laki yang gak bener :(
to every woman out there, please don't carry someone else's mistakes as if they're yours. kalian gak kurang, gak kurang cantik, gak kurang baik, gak kurang berharga. sometimes it's not about you at all. emang ada aja laki-laki yang milih buat jadi brengsek.
semoga gak ada lagi perempuan yang kehilangan rasa percaya diri cuma karena dipertemukan sama laki-laki yang salah. you deserve to be loved without having to question your own worth 🥹🤍
Since some of you are here, perempuan di umur berapa pun gak pantas untuk dipaksa makeup. Mau yg masih sekolah kek yg udh kerja kek. You have no right to tell another women what to do to their face or body just because you do it and it’s so normalize in today’s society.
@tanyakanrl Aku nder. Persiapan buat skd aku belajar 2 bulan, terus buat skb non cat belajar 1 bulan, dan skb cat juga belajar 1 bulan. Jadi total 4 bulan waktu yang dihabiskan buat persiapan tes cpns
Peluk jauh untuk mereka yang sedang in a phase of trying to make peace with all the disappointment, without having to blame anyone for the pain they’re feeling. Itu memang salah satu tahap paling berat dalam life, but trust me and believe, you will get through this.
kadang yang menurut kita hurt banget, di orang lain cuma small thing yang lewat aja. bukan karena dia jahat, emang beda aja cara ngerasanya. kita expect dimengerti, tapi dia bahkan nggak kepikiran. jadi kadang bukan siapa” yang salah, we’re just not on the same page.