"jangan normalisasi suicide"???? okay, then don't normalize cheap labor. unpaid labor. expensive healthcare and mental healthcare. inaccessible education. poor government planning. terrible government decision making. abusive family dynamics. ITU SEMUA NGARUH KE BUNDIR!!
cita-cita gue kalo udah kaya. uninstall Whatsapp mau stop sosmed, mau fokus membaca, melukis, berkebun, memasak. lalu tinggal di swiss isinya cuma metik stroberi sama ngasih makan kambing.
Gw millennial dan jujur salut banget sama beberapa mindset baru yang dipopulerin para Gen Z:
1. Berkembang baik sebelum berkembang biak.
2. Punya anak itu pilihan, bukan kewajiban.
3. Anak bukan investasi, tapi tanggung jawab.
4. Childfree lebih baik daripada punya banyak anak tapi gak siap secara finansial, mental, dan emosional.
5. Gak punya anak bukan berarti hidup lo gagal.
guys,
- tali BH keliatan itu normal
- pakai pembalut itu normal
- bawa pembalut di tas itu normal
- noda darah haid di celana itu bisa kejadian dan normal
- beli pembalut di kasir itu normal
- bulu badan tumbuh itu normal
- punya stretch marks itu normal
- jerawatan itu normal
- nggak selalu tampil cantik/rapi itu normal
- nangis karena hal kecil itu normal
- bilang “aku lagi capek” itu normal
being a woman is literally just having a body. please let women exist without making everything embarrassing.