Wkt anies bilang 40 kota setara jakarta & ganjar mau kuliahin minimal 1 org anak tiap KK, jujur awalnya skeptis emg kita punya duit sebanyak itu yaa.. ternyataa punyaaa😆😆😆😆
Gimana ya caranya menamai duka anak-anak yang … gak pernah neko-neko, gak kriminal, tapi ironisnya malah harus ke psikolog karena JUSTRU dia “anak yang baik”.
Mereka berusaha kasih semua karena percaya jadi anak baik akan membuat mereka aman, tapi ternyata enggak.
Yang paling mak jleb dari tweet ini bukan kalimat "anak baik" nya
Tapi......percaya kalau jadi anak baik akan membuat kita merasa aman.🥲
Ini aku banget dulu.
- Jadi pendengar cerita ortu, tapi nggak pernah merasa aman untuk cerita balik.
- Terbiasa membaca suasana rumah.
- Berusaha jangan sampai menambah masalah.
- Menahan perasaan sendiri karena takut dibilang nggak sopan atau durhaka. Khawatir merepotkan.
Lama-lama pola itu kebawa sampai sekolah, sampai kerja, bahkan ke semua hubungan dengan orang lain.
Berulang lagi 😮💨
Asli capek
Sampai di titik aku punya keyakinan...
"Kalau aku berguna buat orang lain, maka aku aman.."
Padahal yang terjadi malah sering kebalikannya
- Aku jadi susah nolak. People pleaser
- Ngerasa bersalah kalau mendahulukan diri sendiri.
- Sedih banget kalau usaha nggak dihargai.
- Dan anehnya... lebih gampang jadi tempat cerita orang daripada cerita tentang diri sendiri.
Btw inget ya gaes rasa aman seharusnya nggak perlu dibayar dengan mengorbankan diri sendiri.
It's oke banget berbuat baik.. tapi ingat juga ya kita sendiri orang yang paling deserve menerima kebaikan dari diri kita sendiri.
Haii, kenalin kami Geng Umbi-umbian Nusantara.
Berhubung kawan masih suka buta arah kalau disuruh bedain kami di kebun atau di pasar, mari kita absen satu-satu biar kalian melek soal kamu hehhe..
1. Si Kembar Beda Bentuk: Kimpul & Bote (Talas)
Kenalin, aku Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) yang lagi trending itu.
Tolong catat baik-baik, ciri mutlakku ada di bentuk daunku yang melekuk seperti panah tajam. Jangan panggil aku Talas. Talas itu nama lain dari saudaraku si Bote (Colocasia esculenta). Kalau si Bote, lekukan daunnya lebih tumpul dan berbentuk seperti hati yang utuh. Walau umbi kami sama-sama enak direbus, daun kami jelas beda.
2. Para Raksasa Nyentrik: Sente & Suwek
Kalau kalian lihat yang daunnya guede banget menantang langit, itu aku si Sente (Alocasia macrorrhizos). Daunku bentuknya segitiga raksasa, dan umbiku juga super besar di bawah tanah. Tapi kalau kalian lihat ada yang batangnya loreng-loreng kayak ular sanca, itu saudaraku si Suwek (Amorphophallus paeoniifolius). Si Suwek ini daunnya majemuk (terpecah-pecah) dan tumbuh memayung.
3. Geng Akrobat Pemanjat: Uwi, Mbolo, & Mbili
Nah, kami bertiga ini beda aliran. Kalau umbi lain batangnya tegak (pseudostem), batang kami tumbuh melilit dan memanjat.Kami dari marga Dioscorea.
- Aku Uwi (Dioscorea alata), punya daun bentuk jantung yang besar.
- Aku Mbolo (varian Uwi), primadona yang umbinya berwarna ungu eksotis di dalam tanah.
- Aku Mbili (Dioscorea bulbifera), si paling mindblowing. Kenapa? Karena selain nyimpen umbi di dalam tanah, aku juga memproduksi Bulbil Udara alias umbi yang menggantung di batang atasku. Keren kan, karbohidrat bisa berbuah di udara😂😂
So.. Selamat pagi dari kami geng karbohidrat lokal kearifan Nusantara.
Mulai sekarang, jangan sampai salah sebut nama kami lagi ya kalau mblusuk ke kebun atau belanja di pasar.
Kawan-kawan di sini paling suka olahan dari umbi yang mana nih? Digoreng, direbus, atau dibikin kolak? Coba absen.
#intinyadeh ada paper, salah satu authornya adalah Presiden Prabowo, bahas ttg Program MBG untuk diajukan dalam Nobel Perdamaian 2026.
Netizen komentari isinya AI banget, bahkan ada sisa prompt AI yg belum dihapus:
"One-sentence Nobel interpretation (optional, very strong)"
TERNYATA INI ALASAN BELIAU BIKIN KREASI MAKANAN DAN BUKAN CUMA BUAT KONTEN... 🥹
tadi bu kimpul/bu black sheep sempat live bentar sebelum dibatasin tiktok, dan beliau cerita kenapa sering bikin makanan yang dianggap "aneh"
beliau cerita kalau punya tanah peninggalan ayahnya yang dulu banyak ditanami kimpul, mbote, kentang klesi, jagung, dll. sekarang tanaman-tanaman itu udah mulai jarang ditemui. petani mudanya juga makin sedikit
pas ke pasar pun beliau lihat yang jual tempe benguk, ongol-ongol, dan makanan tradisional lainnya kebanyakan udah orang tua. terus beliau kepikiran, "kalau bukan anak muda yang nerusin, nanti penjual dan makanannya siapa yang melanjutkan?" 😔💔
makanya beliau sengaja bikin makanan tradisional dikemas jadi makanan yang lebih familiar buat anak muda. harapannya bukan cuma viral, tapi bikin orang penasaran dan akhirnya mau nyobain bahan pangan lokal Indonesia
beliau juga bilang, bukan berarti makanan modern itu jelek. cuma menurut beliau, banyak pangan lokal kita yang gizinya juga bagus, bahkan ada yang bisa lebih baik, tapi mulai terlupakan....
Bahkan saat bencana Covid-19 aja, negara sanggup gaji PNS, sampe disebut profesi paling stabil.
Artinya, dalam 2 tahun aja, rezim ini lebih buruk dampaknya dari pandemi.
😭😭😭
DEMO HARI INI GAK ADA YANG UPDATE KAH DI X?
Baru satu akun awak lihat yang update tadi, apa jangan-jangan udah ada yang up tapi gak keluar buble?
Awak tahu dari tadi siang ada demo, dalam hati bilang biar lah yang lain yang up, tapi sampai malam gak ada lewat 😭
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!