Another reason why gatekeeping events like Comifuro is important is that people often underestimate how inappropriate some normies can get when they see cosplayers.
Btw, ada satu restoran Indonesia di Perancis yang dulu selalu menolak orang pemerintah Indonesia untuk makan di sana.
Restorannya jadi tempat berkumpul para eksil 65 juga jaman dahulu. Entah sekarang apakah masih memiliki tradisi yang sama atau tidak.
gua kerja di aussie company, pas diinterview ditanya ekspektasi gaji, gua sebut angka, dijawab: “ok, i’ll talk to the big boss first, will let u know later”
gak sampe 5 menit gua keluar dari kantor, gua ditelpon langsung: “hi vaga, we decide to hire u”
simple dan satset.
Waktu interview sama company di Malaysia, gw udah set mindset, siap ditanya, “Expected salary berapa?”
Udah ancang-ancang mau jawab aman.
Main realistis. Jangan ketinggian.
Eh, mereka duluan yang ngomong, “Based on your CV and achievements, we would like to offer you MYR 17,500 per month.” (Waktu itu kurs RM 1 = Rp 2.900 (Kalau dikonversi: 17.500 × 2.900 = Rp 50.750.000)
Gw dalam hati, Oh… this is what it feels like when they value you first.
No awkward pause.
No bargain war.
No lowball energy.
Just clean appreciation.
Sometimes it’s not that you underprice yourself.
Sometimes you’re just in the wrong room.
Final interview. HR tanya: "Ekspektasi gaji kamu berapa?"
Otak lo blank.
Lo jawab: "Sekitar 15 juta, Pak."
HR senyum. Nulis di kertas.
Lo baru aja kehilangan 5 juta per bulan dalam 5 detik.
Ini jawaban yang BENER biar lo bisa dapet gaji terbaik pas negosiasi:
Gw lupa siapa, tapi ada stand up comedian kurleb bilang gini:
Tau gak kenapa lu lebih sering denger cerita ttg orang punya mantan cegil daripada yg punya mantan cogil?
Soalnya yang sama cogil endingnya udah pada mati dibunuh.
KITA TUH SERING LUPA RASANYA JADI ANAK KECIL..
Rumput = lautan.
Kardus = markas rahasia.
Sore hari = misi paling penting di dunia.
Lalu kita tumbuh.
Dan semuanya jadi deadline.
Nah ini dia obatnya: Na Willa.
Karya terbaru Ryan Adriandhy, yang sebelumnya sukses lewat Jumbo.
Digarap bareng @VisinemaID , jadi ini bukan proyek asal jadi.
Dul, Bud, Farida, dan Na Willa bakal ngajak lo masuk ke dunia yang buat orang dewasa keliatan “ngarang”,
tapi buat anak-anak itu nyata banget: penuh rasa ingin tahu dan imajinasi yang nggak ada remnya.
Buat lo yang udah punya anak, ini bukan cuma tontonan.
Ini momen.
Ajak mereka ke bioskop Lebaran 2026.
Pegang tangannya. Ketawa bareng.
Biar masa kecil mereka nggak cuma diisi layar 6 inci.
Oh iya, sedikit flex tipis:
adik gue ikut ngerjain VFX-nya 😌
Kalau nanti visualnya cakep… ya memang harusnya begitu.
Trailer dulu sini 👇
https://t.co/YvRmsE0IS2
#JadiAnakAnak #FilmIndonesia