Kita bisa melihat sebenar-benarnya sifat manusia bukan dari caranya memperlakukan kawannya, melainkan dari caranya memperlakukan orang-orang di bawahnya
Bayangkan setelah dikuliti netizen berminggu-minggu, Kaesang datang ke KPK dan akhirnya ngomong ke publik dengan narasi yg tolol.
Dari dulu gua taunya begini:
Kalau kita naik kendaraan milik teman, karena searah dengan tujuan teman, itu namanya nebeng.
Kalau kita naik kendaraan milik teman, teman kasih supir, dan teman nggak ikut, itu namanya dipinjamin.
Rekap foto Jet sang anak mantu, yg ketangkep di temlen:
~anak mantu posting jendela dan ekor pesawat.
~netijen ngecek, jendela yg difoto bukan pesawat biasa, tp jet pribadi.
~netijen lanjut nelusuri pemilik jet, ketemu nama satu perusahaan.
~perusahaan pemilik jet ternyata satu grup dg perusahaan sponsor salah satu klub bola.
~netijen jg menemukan pemilik jet terkait dg perusahaan marketplace yg dah buka kantor di Solo.
~netijen jg nemu, perusahaan tersebut terkait dg sebuah bank yg di akta pendirinya ada nama bapaknya presiden terpilih.
Dari foto jendela terbongkar jalinan kolusi tingkat dewa.
Netijen dahsyat.
Kita punya keinginan.
Dan kita pikir kalau keinginan itu terwujud pasti baik untuk kita. Bahkan kita pikir pasti baik juga untuk orang lain.
Kita attach-melekat pada keinginan.
Pokoknya keinginan harus terwujud.
Tanpa menyadari kengototan itu menyebabkan chaos & penderitaan.
gw pernah dikasih tau sama dosen ilpol gw. sebobrok² pemerintahan, gaboleh ngotorin 2 sektor ini:
1. kesehatan
2. pendidikan
kalo udah kotor hancur soalnya masa depan bangsa 🙏🏻