@adorabeIIe ใ ค"Hah? Pasangan? Jangan mengada-ngada." jawabnya. "Lagipula aku tidak begitu suka Halloween. Nanti malam, kan? Semoga kau tidak bertemu dengan roh asli, Mademoiselle."
@Katzenliebhxber ใ คVanitas bersiul. Tidak menyangka benar-benar ada orang yang bisa melihat roh. "Kau menebaknya dengan tepat. Apa ada roh yang membisikkan hal itu pada telingamu? Benar. Aku adalah dokter vampir, Monsieur." jawabnya sambil menepuk dadanya sendiri dengan tangan kanan.
@W1NGsHER0 ใ คKalau ditanya bisa bermain musik, tentu saja Vanitas bisa. "Tentu saja bisa, Mademoiselle. Kenapa kau tiba-tiba bertanya begitu?"
Dahi tampak mengernyit. Apa akan ada pertunjukan atau sesuatu yang dibutuhkan gadis ini terkait itu? Jika iya, Vanitas tentu berniat +
@lunaireus ใ คSosok itu perlahan beranjak dari sana, pergi meninggalkan gadis itu bersama mansion megah tersebut. Saatnya bersiap untuk Halloween.
-- selesai
@lunaireus ใ ค"Baiklah, aku akan datang saat Halloween saja. Sambut aku dan Noรฉ nanti jika dia tidak diculik oleh wanita vampir aneh itu." ujarnya. "Sampai jumpa, Lapislazuli. Terimakasih kalungnya. Jangan lupa, nikmati kuenya dan titip salam ke White Rabbit tadi."
@lunaireus ใ คAzure bilang begitu? Sejujurnya dia penasaran juga bagaimana kembaran Lapislazuli itu. Mirip dia? Atau justru berbeda?
Vanitas pun berkata, "Kau ingin aku menemuinya sekarang? Aku tidak masalah."
@lunaireus ใ คWarna kalungnya sejujurnya indah, senada dengan warna bola matanya maupun Lapislazuli. Vanitas menunduk lalu membelakangi sang gadis. "Pasangkan."
Untung saja gadis itu tidak melihat wajahnya yang agak memerah. Vanitas tidak menyangka diberikan hadiah dari orang lain. +
+
Vanitas pun menjawab, "Kalau kau bermaksud menghiburku, terimakasih. Aku menerimanya." Dia pun tersenyum dan menepuk kepala Lapislazuli. "Kalau begitu, aku kembali. Sampai bertemu lagi saat Halloween."
@lunaireus
@lunaireus ใ คDia terdiam sejenak mendengar ucapan itu, sedikit terkejut karena mendadak Lapislazuli malah mengatakan hal itu secara langsung.
Memangnya, gadis itu mengerti apa? Darimana dia tahu? Apa itu kalimat hanya untuk menghiburnya? Jika memang demikian, itu tidak mempan. +
@lunaireus ใ ค"Kau yang tidak mengerti." jawabnya lagi. Memang kenyataan Noรฉ membencinya, kan? Banyak bukti, bahkan dari mulut sang vampir itu sendiri.
Langkah akhirnya terhenti setibanya mereka di mansion. "Sampai. Semoga Azure dan White Rabbit itu suka dengan kuenya."
@lunaireus ใ คSakit. Sambil mengusap kepalanya yang dijitak, dia menoleh ke arah Lapislazuli. Tentu saja genggaman telah terlepas. "Kau ini! Aku berbicara kenyataan tahu."
Menurut Vanitas, memang seperti itu. "Lagipula, Noรฉ memang membenciku. Tanya saja dia di mimpi."
@lunaireus ใ ค"Yang sekamar? Dia cuma tertarik dengan grimoireku, kami saling membenci. Lalu, sisanya adalah bidak. Bukan siapa-siapa." jelasnya. "Jadi aku tidak.. memiliki siapapun di dunia ini."
Vanitas terdiam sejenak lalu menghela nafas. "Begitulah yang sebenarnya."
@lunaireus ใ ค"Tapi aku tidak memiliki teman." ujarnya saat mendengar ucapan Lapislazuli. "Jadi kemungkinan aku datang sendirian. Lagipula memangnya kalau berpisah di sini kau tahu jalan?" Tadi saja sempat tersesat.
"Sini, ku antar saja dulu." ujar Vanitas sambil menggandeng tangan +