Bahannya adem, motifnya kece, cocok dipake jalan, ngopi, ikutan lomba sampe buat konten 17-an.
Buruan cekooott!!! karena ini emang musiman. Yang telat, nangis sampe tahun depan 😭
klik link buat order 👇
https://t.co/xNIWA8CKfF
#kemerdekaan#kaos
ini buat yang udah pada berumur yak, yang duitnya bingung mau dibuat apa!
Ingat gak, dulu tiap 17 Agustus kita rebutan baju merah putih paling bagus buat upacara?
Sekarang udah gede, dan hampir gak pernah upacara!
Nah, semangat itu jangan sampai ilang.
Tahun ini, rayain kemerdekaan bukan cuma di upacara — tapi di outfit harian kamu juga.
Ayo koleksi kaos tema Agustusan ini yang didesain buat kamu yang mau tetap simpel juga stylish dan gak lupa merah putih di badan.
Pembaruan Angka Garis Kemiskinan.
Yang paling elementer adalah memperbarui atau menyesuaikan angka garis kemiskinan. Batas angka yang sekarang, yakni sebesar 595. 242 rupiah perbulan sudah sangat tidak relevan. Angka yang sudah usang dan tidak bisa mewakili realitas otentik yang membedakan miskin dan tidak miskin. Bayangkan secara sederhana : 600 ribu rupiah perbulan sudah tergolong tidak miskin, sungguh tidak representatif dan tidak realistis.
Pilihannya satu : menaikkan angka garis kemiskinan. Berapa angkanya? Hemat saya, setidaknya 999 ribu rupiah. Artinya, 1 juta rupiah perkapita perbulan sudah lagi golongan miskin. Standar ini masih di bawah ukuran Bank Dunia, tetapi sudah cukup baik untuk ukuran Indonesia sebagai negara “kelas menengah”.
Bukankah akan membuat angka kemiskinan langsung naik? Iya betul. Naik dalam angka statistik. Wajah statistik kemiskinan (di atas kertas) memburuk. Tapi tidak membuat realitas hidup rakyat bertambah miskin, melainkan angkanya yang lebih “jujur” dan realistis. Justru bisa melecut kerja keras semua pihak untuk mempercepat koreksi realitas kemiskinan di Indonesia.
Pemerintah tidak perlu takut dengan statistik kemiskinan. Pemerintah dan kita semua justru harus takut dengan realitas kemiskinan. Karena realitas inilah musuh utama kemerdekaan dan pembangunan nasional kita. Wajib dilawan dengan sungguh-sungguh secara “TSM”.
Syaikh Sya’rani berkata, “Siapa yang melanggengkan membaca dua bait syair ini setiap Jumat, maka Allah akan mewafatkannya dalam keadaan Islam tanpa ada keraguan. Dua bait syair tersebut dibaca sebanyak lima kali.”
Sumber: dalam kitab Hasyiyatul Bajuri
ㅤ
لا تأتيني في أوقاتي السيئة
وتحكم علي بأنني تغيرت
Jangan kau datang padaku pada waktu-waktuku yang buruk, lantas kau berkesimpulan bahwa aku telah berubah.
ㅤ ㅤㅤ ㅤ ㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤ ㅤ
البلاء الذي يجعلك تلح على الله بالدعاء
هو عطاء من الله وإن أوجعك
“Ujian maupun bencana yang membuatmu merengek kepada Allah dalam doa,
Adalah anugerah dari-Nya meski terasa menyakitkan .”
قد يكون رزقك المتأخر أفضل من أرزاقهم المتقدمة، فاصبر واستعن بالله
Rezekimu yang terlambat mungkin lebih baik dari rezeki mereka yang sudah lebih awal, maka bersabarlah dan mintalah pertolongan Allah.”
— Syaikh Mutawali As’ Sya’rawi
لو أصبت تسعة وتسعون وأخطأت مرة واحدة لعاتبوك بالواحدة وتركوا تسعة وتسعون هؤلاء هم البشر
Jika kamu berbuat 99 kebaikan lalu berbuat satu kesalahan saja, maka pasti kamu akan dicaci sbb satu kesalahanmu dan 99 kebaikanmu tak kan dipandang, itulah manusia.
Syekh Mutawali Sya’rawi
ما أجمل البوح لله، بوحٍ لا يعقبهُ ندم.
Betapa indahnya mengeluh kepada Allah, mengeluh yang tidak diikuti dengan rasa penyesalan.”
— Syaikh Mutawalli as Sya’rawi