Yg bikin gedeg dari kasus komisaris BUMN ini tuh bukan cuma soal siapa yg diangkat, tapi pesan sosial yg dikirim ke publik.
Di saat (((RATUSAN RIBU))) fresh graduate berjuang cari kerja, ikut seleksi berlapis, ditolak berkali-kali, ada orang2 yg kariernya melesat bukan karena kapasitas, tapi karena kedekatan, loyalitas politik, dan kemampuan menjilat.
Akhirnya yg rusak bukan cuma tata kelola BUMN, tapi juga kepercayaan anak muda bahwa kerja keras punya tempat yg adil di negeri ini.
Karangan bunga dari TKN Fanta berbunyi:
"𝘚𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘥𝘪𝘭𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘒𝘰𝘮𝘪𝘴𝘢𝘳𝘪𝘴 𝘐𝘯𝘥𝘦𝘱𝘦𝘯𝘥𝘦𝘯 𝘗𝘛 𝘗𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘪𝘯𝘢 𝘗𝘢𝘵𝘳𝘢 𝘕𝘪𝘢𝘨𝘢 𝘚𝘪𝘵𝘪 𝘡𝘢𝘩𝘳𝘢 𝘈𝘨𝘩𝘯𝘪𝘢 (𝘐𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘔. 𝘈𝘳𝘪𝘦𝘧 𝘙𝘰𝘴𝘺𝘪𝘥 𝘏𝘢𝘴𝘢𝘯)."
Mereka sendiri yang menulis alasannya. Bukan kompetensi. Tapi identitas: 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪.
Siti Zahra adalah istri Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid yang mundur dari kursi komisaris BSI demi memenangkan Prabowo. Suami lepas satu kursi BUMN untuk kampanye. Istri dapat kursi BUMN yang lebih besar sebagai gantinya.
Resmi menjabat: 1 Februari 2024. Prabowo baru dilantik Oktober 2024. Balas budinya lebih cepat dari pelantikan presidennya.
Situasinya: Pertamina Patra Niaga sedang diusut Kejagung atas korupsi tata kelola minyak mentah 2018–2023 dengan kerugian negara Rp 193,7 triliun. Perusahaan sebesar dan serawan ini butuh komisaris pengawas yang kompeten.
Tapi yang duduk di sana: lulusan Arsitektur Interior UI, tanpa satu pun rekam jejak di industri energi.
🙂
Komisaris PT Pertamina Retail , BUMN pengelola ribuan SPBU seluruh Indonesia:
Usia 27 tahun.
Latar belakang: Koordinator Nasional BISON, relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024.
Ketua YLBHI Muhammad Isnur di hadapan KPF, Februari 2026:
"Ada pengakuan massa bayaran yang dipimpin oleh BISON."
Ginka , Koordinator Nasional BISON ,mengakui memerintahkan penggalangan 70 massa untuk demonstrasi 28 Agustus 2025.
Bulan-bulan berikutnya: diangkat Komisaris Pertamina Retail.
Tidak ada rekam jejak industri energi.
Tidak ada pengalaman korporasi.
Tidak ada penjelasan publik dari Pertamina soal kriteria pengangkatan ini.
Kalau ini bukan politik balas budi, tolong tunjukkan kriterianya ,supaya kita semua bisa daftar juga.
🙂