ternyata bener ya, hidup ini jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. not everything needs our attention, not everything deserve our energy. ada hal-hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa perlu didengar, dilihat, ataupun dibahas. cukup bodo amatin aja dan bye
bercerita itu obat.
mendengarkan itu menguras energi.
jadi, hebatkan orang yg mau dengerin ceritamu tanpa rasa kepo & tanpa rasa menghakimi?
maka dari itu jangan lupa apresiasi orang orang terdekatmu yg mau jadi rumah tanpa adanya drama & toxic, agar kamu bisa pulang lalu sembuh
inget ya, mulai sekarang stop mengartikan proses yang pelan ini sebagai sebuah keterlambatan. semuanya udah digariskan Allah. jadi, tetaplah bangga akan diri sendiri dan segala proses yang kalian hadapi dan stop menguras energi untuk membandingkan, membandingkan, dan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain, we just need time to shine.
@cursskkied gue sihh berharap gue perlu bilang “tenang nak, kamu butuh dibantu apa?” Gue cuma berharap jangan minta2 uang terus2an gue jga bnyk kebutuhan, blm hidup gue yg masih panjang, tabungan pensiun dll. Bukannya gue pelit dan ga tau trimakasih tp kondisi keuangan gue jga blm mapan
@cursskkied SETUJU BANGET!!! ada bbrp orang di sekitarku yang menceritakan kalau mereka harus ngasih orang tuanya sbg kewajiban dan kalau ngga ngasih pasti ditagih, bahkan dari gaji 2,5jt yang diminta adalah 2jtnya, mereka gapunya tabungan bukan karena gamau tapi gabisa, SAKITT DENGERNYAA
Setuju gak sih?
Di kondisi ekonomi sekarang,
punya orang tua yang mandiri secara finansial
itu bukan hal biasa.
Itu BLESSING level tinggi.
Itu privilege.
Karena anak gak harus jadi penopang dua arah.
Gak harus jadi sandwich generation.
Bahkan, saat anak lagi goyah,
masih ada yang bisa bilang,
“tenang nak, kamu butuh dibantu apa?”
Dan itu jujur aja…
kemewahan yang gak semua orang punya.
Hal-hal yang terlihat seperti cinta :
1. Sleepcall
2. Fast respon
3. Long text
4. Kirim makan/minuman
5. Obsesi
6. Kado dan uang
Hal-hal yang sebenarnya cinta itu :
1. Respect
2. Support
3. Kepercayaan
4. Validasi
5. Komitmen
6. Memaafkan
7. Toleransi
8. Komunikasi