Perkenalken, ini adalah hobi baru kami di saat senggang: randomly menemukan unggahan akun buzzer pemrentah, cek kolom komentar, lalu memburu akun yang membela opini akun tsb. Klik akunnya, cek following, lalu mengucap,
"Oalah, pantesan. 🙂"
Wkwkw
konsep ibuisme ini sebenernya bukan pergerakan yang menjunjung perempuan tapi mengecilkan peran perempuan hanya sebatas menjadi ibu. pun ketika menjadi ibu, peran tsb malah gak diapresiasi sama sekali dengan dalil "sudah fitrahnya perempuan menjadi ibu"
ibuism is not inclusive
Saat ini sedang ramai dibahas mengenai istilah 𝗚𝗥𝗜𝗗 (𝗚𝗮𝘆-𝗿𝗲𝗹𝗮𝘁𝗲𝗱 𝗶𝗺𝗺𝘂𝗻𝗼𝗱𝗲𝗳𝗶𝗰𝗶𝗲𝗻𝗰𝘆) yang merupakan nama awal dari AIDS (Acquired immunodeficiency syndrome).
𝗬𝘂𝗸 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀 𝘀𝗲𝗷𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝘁𝗶𝗴𝗺𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝗿𝘁𝗮𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗮𝗴𝗮𝗿 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗽𝗿𝗮𝗵!
Pada 1981, CDC melaporkan kasus pneumonia oportunistik langka, yaitu Pneumocystis carinii pneumonia (PCP), kaposi sarcoma (tumor langka), dan infeksi oportunis lain, pada beberapa laki-laki muda di Los Angeles, yang setelah ditelusur ternyata adalah LSL atau gay.
Oleh karena itu, pada 1982, karena kasus awal yang dikenali banyak terjadi pada laki-laki LSL, media dan sebagian peneliti sempat memakai istilah “𝗴𝗮𝘆 𝗰𝗮𝗻𝗰𝗲𝗿” 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗚𝗥𝗜𝗗 (𝗚𝗮𝘆-𝗥𝗲𝗹𝗮𝘁𝗲𝗱 𝗜𝗺𝗺𝘂𝗻𝗲 𝗗𝗲𝗳𝗶𝗰𝗶𝗲𝗻𝗰𝘆).
Nah gak lama kemudian penyakit yang sama juga ditemukan pada pengguna narkoba suntik, pasien hemofilia, penerima produk darah, bayi dari ibu yang terinfeksi, dan kelompok lain. Pada Juli 1982, CDC melaporkan kasus imunodefisiensi ini pada pasien hemofilia tanpa faktor risiko lain, menjadi bukti kuat bahwa penyakit tersebut bukan “penyakit gay”.
Pada 24 September 1982, CDC mulai memakai istilah 𝗔𝗜𝗗𝗦 (𝗔𝗰𝗾𝘂𝗶𝗿𝗲𝗱 𝗜𝗺𝗺𝘂𝗻𝗲 𝗗𝗲𝗳𝗶𝗰𝗶𝗲𝗻𝗰𝘆 𝗦𝘆𝗻𝗱𝗿𝗼𝗺𝗲). Nama GRID diganti karena tidak akurat secara medis dan sangat menstigma. Istilah GRID seolah-olah menyatakan bahwa penyebab penyakit adalah orientasi seksual, padahal yang menentukan risiko adalah paparan biologis yang dapat menularkan.
𝗠𝗮𝗿𝗶 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗯𝗶𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗱𝗮𝘁𝗮 𝘀𝗮𝗮𝘁 𝗶𝗻𝗶!
Data epidemiologi orang dengan HIV/AIDS dapat bervariasi antar negara.
Di Indonesia, data tahun 2023, menyebutkan penularan secara seksual masih dominan, dengan heteroseksual sekitar 66,5% dan LSL sekitar 10,4%.
Di Amerika Serikat, data tahun 2022 menunjukkan dari 31.800 infeksi HIV baru, 67% adalah LSL, 22% heteroseksual, dan 7% adalah pengguna jarum suntik.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-HIV.gov
-HIV AIDS Case Trends According To Case Distribution, Employment And Sexual Orientation In Riau Province In 2018-2022
masalahnya bukan di dia gapunya suami, bebas aja mau bayi tabung mau punya suami/gak
yg jd masalah adalah anak pertamanya dia aja keliatan NGGAK TERDIDIK 🙏🏼
WOII streak tiktok tuh mau sampai kapan sih anjrit ga mungkin kan sampai punya anak cucu tuh api tetap nyala, gue dah muak bgt sama dunia perapian itu, mau menghilang dari tiktok pun segan
bayangin tsunami aceh 2004 trus komentarnya kayak gini, ga waras.
ini semua gara2 pemerintah bikin guru digaji ga layak, sekolah asal-asalan. pendidikan rendah bikin warganya jadi bodoh dan bebal. tambah lagi mabuk agama, tukang hakimin orang lain.
empati dan toleransinya nol besar.
Gue heran bgt sama perempuan yang anti feminis. Perempuan sekarang bisa sampe ditahap punya pendidikan dan punya pekerjaan tuh hasil perjuangan perempuan-perempuan feminis melawan sistem patriarki yang menempatkan perempuan harus dibawah laki-laki
“oh tapi liat tuh kasus FH UI kemarin juga ada forum dan persekusi publik” let me tell you these two cases cannot be compared with each other karena objek tindakannya beda: yang satu dilakukan dengan consent antara 2 pihak, yang satu tidak ada consent sama sekali. tebak yang benar2 menciptakan ruang kampus yang tidak aman yang mana?
makanya terkait kasus PNJ ini gue ga pernah percaya orang cuma marah dengan dalil pelanggaran aturan kampus. the whole thing is and has always been based on hatred and homophobia.
Guys sepil univ/jurusan yang bikin kalian mikir "kayaknya aku gabakalan bisa masuk/survive di situ deh"
Kao aku sendiri ITB, walaupun misal aku bisa berjuang buat lolos nya tapi survive nya kayaknya keburu meninggal😭