berasa ditampar bgt sama kalimat ini : 🥺😭😭
“titik terendah seseorang adalah ketika lupa rakaat sholat karena memikirkan dunia. sedangkan dia tau, dia sedang berhadapan sama pencipta-Nya.”
Gatel banget sama gambarnya. Sini coba gw roasting AI nya:
Bandung: Ikon yg pengen ditampilin gedung sate, tp secara PoV kalo dari depan harusnya ga ada latar gunung di belakangnya. Trus jalan di depan gedung sate itu lurus, ga belok2 dan naik turun. Itu lagi ngapain udah ada jalur sepeda, pesepedanya di luar jalur. Mana jalurnya di kanan, janggal bgt. Wkwkwk
Depok: Ini yg diliatin UI semua. Depok ga cuma UI ya sobat. Wkwk mana logo UI nya aneh banget lagi. Wkwk trus itu gedung apaan coba? Balairung mana ada kaya gitu. Sama itu ngapain bis kuning naik ke paving blok. wkwk yg ada jg rusak.
Bogor: Oke ini mau liatin istana bogor sama kebun raya, tapi lambang garuda di istana bogornya aneh bgt. Trus mana ada angkot dalam istana. Wkwk sama ini kan lagi ujan, kok ada orang baca buku.. kan basah harusnya.
BSD: Ini jg, ICE BSD ga gitu ya bentuk gedungnya. wkwk secara perspektif gambar jg aneh banget. Trus itu halte bus, orang loncatin taneman apa gimana kalau mau naik. Sama kasian itu ada yg nyangkut di bangku masnya. wkwkwk
If you can prompt that detailed, you can brief the same to all your film crew.
Admit it. Generative AI filmmaking is just you avoiding to share the credit of realizing a vision with other people. You love this tech because you wanted “I did this all myself”.
Selfish ass move.
> temen buka coffee shop
> design buku menu sendiri
> ada yg nanya "pake aplikasi apa itu mas bikinnya ?".
> temen jawab "COREL DRAW".
> dijawab "aplikasi AI apa itu mas ?".
temen be like
FYI, suara ketukan tembok, meja digeser, langkah kaki, dll yg terdengar dari kamar kosong belum tentu ulah SETAN loh. Ada penjelasan ilmiahnya haha
Klo km ngalamin ini, utas ini bisa bantu biar kamu ga takut lg (klo takut) hahaha
Intinya adalah ketukan/kontak pd bangunan ngehasilin 2 jalur energi sekaligus:
- bunyi melalui udara
- getaran lewat struktur bangunan
Ayat ini Allah tujukan kepada Siti Maryam yang saat itu sedang bersedih, cemas, khawatir, dan takut karena menerima banyak celaan serta cemoohan masyarakat setelah melahirkan seorang bayi tanpa suami.
Menariknya, alih-alih menyuruh Maryam untuk sekadar “sabar”, “ikhlas”, atau “lebih banyak ibadah”, Allah justru menyuruhnya untuk makan dan minum.
Bahkan dalam Al-Qur’an pun banyak diceritakan kisah para nabi dan rasul yang pernah merasa sedih, kecewa, gundah, dan mengalami berbagai emosi manusiawi lainnya.
So, perasaan sedih, cemas, kecewa, down, dan sebagainya itu valid, ya, guys. Sebagai sesama manusia, kita gk punya hak untuk menghakimi atau melabeli orang yang sedang down sebagai “kurang iman”, “kurang ibadah”, “kurang bersyukur”, dan sebagainya hanya karena kita merasa sedang memberi nasihat agama.
Nasihat yang baik pun seharusnya disampaikan dengan cara yang baik.
Kalau Allah Yang Maha Segalanya saja begitu memanusiakan manusia, mengapa kita justru enggan melakukan hal yang sama?
BE KIND, EVERYONE. ✨
#BreakingNews | Penulis misteri kenamaan Keigo Higashino meninggal dunia di usia 68 tahun pada 23 Juli 2026 karena kanker usus besar. Kabar ini dikonfirmasi oleh penerbit Kodansha pada hari ini (27/7).
Pemakaman dilakukan secara tertutup atas permintaan anggota keluarga. Pihak keluarga Keigo-sensei juga tidak memperkenankan ucapan belasungkawa, bunga, maupun telegram. Informasi mengenai upacara peringatan akan diumumkan segera setelah diputuskan—dengan pihak perusahaan melarang adanya wawancara apapun terhadap keluarga Keigo-sensei.
Keigo-sensei pernah mengisi konten wawancara bersama mangaka Detektif Conan, Aoyama Gosho dalam majalah Kono Mystery ga Sugoi! Edisi 2024. Bersama Aoyama Gosho, Keigo membahas tentang plot Detektif Conan yang mengalami "time-freeze", hingga akhirnya diketahui bahwa latar waktu di Detektif Conan berjalan berdasarkan peringatan hari besar yang telah dan akan diadakan dalam cerita.
Komunitas Conan Fans Club turut berduka atas berita ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
(📰 @higashinokeigo_)