Karena makin rame dan mungkin masih banyak yg belum tau Model United Nations itu apa:
- cosplay jadi perwakilan negara di PBB
- harus di hotel bintang 3 keatas, pake jas, fine dining, minum sebagai ‘social night’ (opsional) (ini pas sebelum pandemi yah skrg ada online nya mungkin???)
- jurinya yaaaa biasanya yg sering ikut MUN juga
- ada tema dan isu yang dibahas, didebatin seolah olah lu perwakilan negara itu (kalo dapet negara yg gak berkaitan sama tema, ya lu berarti apes antara harus agresif sendiri atau cuma figuran) terus nanti berunding hasil kesepakatannya gimana
- issue yaaa kadang bisa fiktif juga gak sesuai yg terjadi di dunia. Kenapa sering dibilang gak napak tanah? Karena ya masalahnya PENTING dan TINGGI cuma negara yang bisa menyelesaikan 💗
TAPIII networkingnya kalo dimanfaatkan gacor bgt. Karena ya kan yang ikutan orang mampu… tapi kalo sebagai prestasi… uhm… ikut debat atau nerbitin jurnal sekalian aja
IN INDONESIA, the cost of one book equals a week's worth of living expenses.
And the PRESIDENT of our country ignores the low value of his own country's currency! Oh, we are so doomed.
"Kita berhak hidup dengan cara apapun yg kita mau" is exactly why ada orang dengan dua rumah yang ga kepakai dan ada orang yang gabisa afford rumah in this country btw
sameee.... im using my ig post buat ngepost jalan2, hobbies, and share something i love aja...
i dont want to fawn over someone through instagram (bc i think its not the right place & i believe linkedin exist for a reason)
hal-hal yg menurut gue seharusnya bisa gratis di sini tapi malah jadi bayar:
1. pendidikan
2. AIR WOI AIR ITU BASIC NEEDS BGT KENAPA GUE HARUS BAYAR UNTUK AIR HEELLOOOOOO????
I’m so tired of mindset that everything u post has to be "good for ur career." Dan kyknya banyaknya di indo aja, none of my foreign friends think like this. Their social media is just their life, while their career speaks for itself elsewhere… sosmed ya sosmed bkn CV-