ANJJJJJJ KETANGKEP BASAH PENCAIRAN DANA BUZZERNYA AOWKWKWK
ENIH KITA DISURUH TUTUP MATA YAK? WKWK NUMBALIN NASIB BEBERAPA TAHUN KE DEPAN DEMI AMPLOP YANG ISINYA GA NYAMPE 100 RIBU.
TETAPLAH KALIAN DI LINGKARAN MISKIN BUZZER BADJINGAN 🫵🫵
“Aku ikut aksi demo ini tahunya dari mami”
Anak SD diajak ikut demo, dan banyak yang bilang ini arahan dari Kepala Dinas Pendidikan
SAKIT JIWA KADISDIK🤮🤮
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
sonyy baru aja mengaku sesuatu tentang kasus korupsi MBG :
- nanik sendiri di ketahui memiliki dapur SPPG MBG
- Nanik 3 kali ganti nama yayasan di titik SPPG miliknya sendiri
- Titik SPPG Nanik tersebar di Madiun, Tapos Bogor, dan Karang Asem
- Prosedurnya harus pakai surat resmi Nanik tidak pernah kirim surat
- Nanik cuma bilang ke Sony: "Pokoknya diganti!"
- Ini terungkap dari BAP Sony Sonjaya (tersangka kasus MBG) di Kejagung
padahal sebelumnya wakil BGN bilang pegawai BGN tidak boleh punya dapur SPPG
kalo sudah begini apakah akan di tindak atau omon omon?
Indonesia was once seen as a darling of investors. But fears of corruption and policy missteps are raising concerns about the country’s economic future
https://t.co/0lZ0sT7f8e
Ketika mengetahui kabar akan ada mahasiswa Trisakti yg akan demo.
Semalam hingga pukul 00.00 lebih,
Teddy Indra Wijaya diketahui mengadakan pertemuan di depan kantor seskab dengan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.
Di sisi lain, Hercules sebelumnya pernah menyatakan, bahwa jika ada pihak yg mengganggu pemerintahan Prabowo, maka akan berhadapan dengan GRIB.
Mereka bukan cuma punya serdadu aparat, tetapi juga memelihara preman.
Sekuat apa mereka melawan rakyat??
ccthread:alfianzhy
Salah kalo lawannya Iyang, dia mantan kabem unpad yg sangat vokal saat menjabat dan sering ikut aksi. Gua tau dibelakangnya ni org udh berapa kali disamperin dan diawasin sm intel. Jd soal aturan demo ni org udh di luar kepala terkait do and don’t nya
Seorang mahasiswi bernama Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, Fakultas Kedokteran UI, yg beberapa waktu terakhir menyampaikan kritik secara cerdas dan tegas, mendapat komentar yang menjurus ke pelecehan di media sosial.
Emang sakit jiwa ni yang pada komentar.
"seskab teddy mengatakan ada pengamat yg tidak kompeten, tidak pada bidangnya"
"memangnya menteri-mentri di kabinet pada bidangnya? memangnya anggota DPR banyak yg punya ijazah?"
duarrr 🔥
Kaka kaka yang belum tau, demo emak emak yang asli yang ini ya.. dihalang halangi..
Kalo yang emak emak kemarin demo mendukung MBG itu, yah tebak sendiri aja lah.
Guys, lu pada tau gak nih.....
Zita Anjani, putrinya Zulkifli Hasan (Menko Pangan), yang sekarang jadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata hartanya di LHKPN KPK naik 1.000% lebih cuma dalam 2 tahun.
Dari Rp9,16 miliar (2023) jadi Rp109,32 miliar (2025). Nambah Rp100 miliar lebih guys.
Dalam DUA TAHUN.
naik 1000% dalam dua tahun
Isinya tanah & bangunan 8 bidang (Depok, Lampung Selatan, Jakarta Timur), Lexus, dua Alphard, plus "harta bergerak lainnya" Rp32 miliar yang kategorinya samar banget.
Yang bikin tambah aneh? Utangnya NOL. Nol besar. Ga ada cicilan, ga ada KPR, nothing.
Dan kalau dipikir dari gajinya gaji Utusan Khusus Presiden paling gede Rp20–50 juta/bulan. Dikali 24 bulan? Paling dapat Rp1,2 miliar. Sedangkan hartanya nambah Rp100 miliar. Gap-nya Rp99 miliar. From where??
artinya kalo di hitung berapa penghasilan dia:
- Per tahun → Rp50 miliar
- Per bulan → Rp4,16 miliar
- per minggu → Rp961 juta
- Per hari → Rp136,9 juta
- Per jam → Rp5,7 juta
- Per menit → Rp95.000
- Per detik → Rp1.589
UMR Jakarta aja Rp5,3 juta/bulan bisa dia dapat dalam 1 JAM kenaikan hartanya udah ngalahin gaji UMR setahun penuh.
Si cewek sampai MELOTOT pas denger statement bapak ini. Bahkan sempat nengok ke MC kayak mau memastikan, “Ini… serius dia bilang MBG lebih penting daripada infrastruktur daerah? 😭
sumpah gue lucu bgt sama muka adek ini, ekspresif bgt shock nya
APBN DIDUGA UNTUK KEPENTINGAN HASHIM
TVRI bayar Rp1,3 triliun dari APBN untuk hak siar Piala Dunia 2026, tapi masyarakat yang mau streaming lancar justru disuruh bayar lagi lewat paket BOLA GEMBIRA di Maxstream dan Folaplay. Ironis sekali wak.
Streaming sering error, putus-putus, buffering parah kali wak, bahkan login aja kadang susah tapi tidak ada kompensasi yang jelas bagi pelanggan yang sudah bayar. Siaran gratis di TVRI memang ada wak, tapi kualitas dan akses digitalnya jauh dari harapan wak, kadang lagi di jalan,atau dikantor mau nonton pun susah.
Yang Lebih parahnya lagi wak, penunjukan mitra OTT ini dilakukan tanpa tender terbuka, langsung ditunjuk sebagai MITRA STRATEGIS, mitra strategis kepala hashim iya, bayangkan wak Transparansi kontrak juga minim kali wak,ntah berapa sebenarnya nilai sublisensi yang dibayarkan Maxstream dan Folaplay ke TVRI? Jangan² hanya Rp1 miliar atau malah jauh di bawah itu wak? Kita sebagai rakyay tidak pernah diberi angka pasti, kan bangek. Uang pajak kita gak jelas dibuatnya.
Bayangkan wak TVRI bukan hanya menyiarkan, tapi juga aktif mempromosikan Folaplay yang kemudian bundling dengan IRA proyek yang berada di ekosistem Hashim. Uang negara dipakai untuk hak siar, lalu digunakan untk promosi folaplay dan keuntungannya mengalir ke platform swasta yang terkait kelompok tertentu itu wak.
Kalau ini dilakukan SCTV atau stasiun swasta lain, tidak masalah awak, sebagai pecinta bola sudah biasa bayar untuk nonton. Tapi ini pakai uang APBN, uang rakyat. Ketika gagal tayang lancar, tidak ada pertanggungjawaban yang tegas, kompensasi pun tak de, kan bangke.
Ini bukan Bola Gembira wak. Ini lebih cocok seperti Bola KKN, Kolusi, Korupsi, Nepotisme yang baunya sangat kuat kali akh, Tapi tak ada yang berani menyentuh karna terkait dengan PM.
Andai Uang Rp1,3 triliun itu, kalau digunakan untuk membangun jembatan, jalan, atau infrastruktur dasar di daerah, dampaknya jauh lebih nyata dan bermanfaat bagi rakyat. Bukan sekadar hiburan yang teknologinya saja masih error dan bobrok.
Ingat wak tvri itu milik negara Folaplay dan iran punya swasta, jangan sampai uang negara di pakai untuk memperkaya segelintir orang, jika kita diam wak, maka pola² yang sama akan terus di lakukan oleh penguasa serakah ini.
SEKARANG SAATNYA TVRI MEMBUKA SEMUA DATA MEREKA.JIKA TIDAK BERANI BERARTI BENAR TVRI TELAH ALAT UNTUK MEMPERKAYA HASHIM.
Dari wawancara ini Mahasiswa UI dan DPR ini,
ternyata selama ini mereka tau masalah besarnya di mana, untuk memajukan bangsa Indonesia.
Tapi kok solusinya malah melencengggg,
- Tau masalah Jembatan rusak : solusinya makan
- Tau masalah Jalan rusak : solusinya makan
- Tau masalah Sekolah rusak : solusinya makan
- Tau masalah Guru honorer menderita gaji 300rb : solusinya makan
Analoginya gini,
Bayangin lagi naik motor tapi bensinnya habis.
Dikasih 2 pilihan antara SPBU buat isi bensin atau warung makan buat makan tapi lebih memilih buat makan di warung makan biar lebih semangat dorong motor!!!!
Rip logika sehat
Indonesia negara penghasil batu bara terbesar di dunia. Dan listrik Jawa baru saja mati bergilir karena kehabisan batu bara.
Biarkan itu meresap dulu.
Kita duduk di atas 38 miliar ton cadangan batu bara. Kita ekspor ratusan juta ton per tahun ke Jepang, Korea, India, China. Kapal-kapal bulk carrier antre di Kalimantan setiap hari. Tapi PLTU di Jawa Timur cuma punya stok 11 hari. Standar PLN sendiri bilang minimal 26 hari.
Ini bukan krisis batu bara. Ini krisis akal sehat.
Polanya sudah ketahuan. Pemerintah potong kuota produksi batu bara 2026 dari 790 juta ton jadi 600 juta ton. Tujuannya: supaya harga batu bara global tidak jatuh. Supaya royalti negara tetap besar. Strategi yang masuk akal, kalau kamu lupa bahwa 66 persen listrik Indonesia masih bergantung pada batu bara yang sama itu.
Produsen tambang setelah dapat kuota 600 juta ton, langsung kalkulasi: DMO ke PLN harganya US$70 per ton, harga pasar ekspor US$84 lebih. Selisih US$14 per ton dikalikan puluhan juta ton. Matematikanya tidak butuh S2 untuk dipahami. Mereka pilih ekspor. PLN dapat sisa.
Bahlil bilang: "Tidak ada kelangkaan batu bara."
Tentu saja tidak ada kelangkaan. Barangnya ada. Masalahnya tidak ada yang mau jual ke PLN dengan harga rugi. Itu namanya bukan kelangkaan, itu namanya kebijakan harga yang gagal total selama 8 tahun. Harga DMO US$70 per ton terakhir direvisi tahun 2018. 2018. Waktu itu Bitcoin masih naik-turun di bawah US$10.000. Waktu itu kita masih pakai Facebook dengan serius.
Lalu PLN bilang: "Ini bukan blackout, ini pemadaman bergilir."
Terima kasih PLN. Sangat membantu. Warga Bogor yang listriknya mati dari siang sampai malam pasti sangat terhibur dengan distingsi terminologi itu.
Yang paling ironi: pemerintah potong produksi dengan alasan jaga stabilitas harga global. Tapi akibatnya, produsen yang dapat kuota kecil justru semakin nafsu ekspor, karena setiap ton yang mereka dapat harus dimaksimalkan marginnya. Kuota kecil bikin mereka lebih pilih-pilih pembeli. Dan PLN bukan pembeli yang menarik.
Kebijakan ini bukan salah desain. Ini salah niat dari awal. Emang bisa bilang prioritaskan DMO sambil mematok harganya di bawah biaya produksi. Itu bukan kebijakan, itu manifesto kebangkrutan yang ditandatangani sendiri.
IESR sudah bilang sejak Maret. Asosiasi produsen listrik swasta sudah bilang sejak akhir 2025.
Dampaknya bisa diprediksi oleh siapapun yang mau baca laporan setengah halaman. Tapi RKAB 2026 baru diproses, baru direvisi, baru dibuka lagi pada Juli.
Sementara itu listrik Jawa mati dari Banten sampai Sidoarjo.
Kita produsen batu bara terbesar di dunia. Kita tidak punya cukup batu bara untuk menyalakan lampu di rumah sendiri. Dan pejabat yang bertanggung jawab masih sibuk pilih kata antara "krisis" dan "kendala operasional."
Negara ini tidak kekurangan batu bara. Negara ini kekurangan pejabat yang malu.
@LambeSahamjja Emang goblok Bahlil, udah lama ada rencana skema Mitra Instansi Pemerintah dari tahun 2022 biar harga batubara gak begitu timpang jadi produsen mau suplai malah gk diberlakuin. Siapa yang mau suplai kecuali PTBA kalau ekspor bisa dapet 140 usd sementara DMO maks 70usd?
penjelasan bahlil soal krisis batu bara PLN dan kenapa ada pemadam listrik bergilir di sejumlah daerah:
- Kebutuhan PLN 154 juta ton, baru terkontrak 134 juta ton kurang 20 juta ton
- PLN butuh batu bara kalori medium, tapi stoknya makin menipis
- Harga DMO dipatok $70, padahal harga pasar sudah $10-12 lebih tinggi perusahaan tambang rugi kalau jual ke PLN
- Presiden turun tangan, bentuk tim khusus (PLN, Irjen, Dirjen Minerba, BPKP)
- Rapat sampai 5,5 jam cuma buat benerin simpang siur data
jadi kenapa ada mati lampu baru baru ini PLN kekurangan batubara untuk listrik
padahal kita penghasil batubara terbesar di dunia