American's are finally starting to realize that their fruit isn't fruit anymore.
Most people are unaware that the American food supply is saturated with genetically modified organisms.
Search: GMO's
Israel yesterday kidnapped four women. Two are footballers in the Palestinian National Team.
Their names are: Natali Abu Dia and Rand Halwani.
Is it normal to kidnap footballers, @FIFAcom? Where are sports media organisations? This story should be the headline everywhere.
Seorang anak perempuan Iran berusia tiga tahun mengadu kepada mendiang ayahnya yang gugur akibat pemboman Amerika Serikat, bahwa dia tidak bisa lagi bermain bersamanya:
'Ayah! Aku tidak minta banyak. Aku hanya ingin bermain denganmu. Ya Tuhan, bantulah aku!'
Prabowo tunjuk jenderal purnawirawan untuk pimpin Bea Cukai , alasannya: "butuh sosok yang berani."
Orangnya: Letjen Djaka Budi Utama, eks Tim Mawar yang dihukum pengadilan militer atas penculikan aktivis 1998, orang dekat Prabowo sejak lama.
Setahun kemudian, jaksa KPK di persidangan menyebut namanya menerima suap dari perusahaan kargo , totalnya Rp61,3 miliar mengalir ke pejabat Bea Cukai dari Juli 2025 sampai Januari 2026.
Caranya: barang impor diloloskan tanpa jalur merah.
Namanya sudah disebut dalam dakwaan resmi KPK.
Menkeu Purbaya ditanya soal nasibnya: "Ya kita lihat saja."
Djaka sampai hari ini belum dicopot, belum dinonaktifkan.
Prabowo sendiri yang bilang di DPR 20 Mei 2026: "Kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti."
Presiden sudah bilang sendiri.
Tinggal tunggu kapan kata-katanya dia pegang
A Canadian guy wore an Arab thobe into a grocery store run by an older Indian Hindu woman. The moment she saw him, she went full Islamophobic and racist toward Arab Muslims and even threatened to call the cops.
These are the same people complain about racism against themselves.
Memanjatkan rasa syukur tak terhingga ketika menyaksikan Tia naik ke atas panggung wisuda di Harvard, menerima ijazah sambil menggendong Ibrahim, lalu Ali berdiri menyambut di samping panggung.
Setahun lalu, kami melepas Tia dan Ali berangkat dengan bayi yang baru berusia satu bulan. Tentu, ada rasa khawatir yang manusiawi. Mereka menjadi orangtua baru di negeri asing saja sudah merupakan tantangan besar, apalagi ketika dijalani beriringan dengan studi master di universitas dengan tuntutan akademik yang sangat tinggi seperti kampus ini.
Alhamdulillah, masa penuh perjuangan itu tuntas mereka lalui. Ijazah Master of Education dari Harvard Graduate School of Education yang diterima hari ini adalah simbol pencapaian akademik, yang di baliknya ada harga kesabaran, kerja sama, dan keteguhan yang mereka bertiga harus bayar sebagai keluarga muda.
Terima kasih kepada semua yang telah mendoakan dan memberikan dukungan selama mereka menjalani babak kehidupan di Cambridge, Massachusetts, ini.
Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup mereka ke depan, serta ilmu yang didapat bisa menjadi bekal kontribusi Tia dan Ali bagi bangsa dan bagi lingkungan di sekitar mereka. Aamiin yra.