ㅤㅤ
ㅤㅤ
“Tapi, oke deh. Ayo balik sebelum kita dikunci di sini.” Yang lebih tua kemudian menarik perlahan kuasa @whiteleis yang ada dalam genggamannya agar bangkit dari posisi duduknya.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
“Kabur bentar, yuk. Aku belum mau pisah.” Tanpa menunggu tanggapan Mahilia atas ajakannya, ia tarik tangan gadis itu menuju sisi lain yang berlawanan arah dari tujuan utama mereka.
Nakal sedikit tidak masalah, kan?
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Gelak tawa terlepas begitu saja mendengar ledekan Mahilia. Rasanya ia ingin mengigit pipi puannya itu akibat terlalu gemas. “Enggak bakalan ada yang berani culik kamu, Cil. Rugi mereka soalnya kamu makannya banyak.”
: https://t.co/3nvs8MVDqU.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤ
Pandangannya kemudian turun 'tuk melihat tangannya yang sedang bertautan dengan @verfuther. Anggukan kecil diberikan oleh sang puan. "Sudaah. Pulang aja, yuk? Udah maleeem, takut nanti diculik."
ㅤ
https://t.co/cWH9Y6nJHC
@SAS_The01 Pada penghujung waktu, sajian yang disuguhkan kini telah habis. “Murid baru diperkenankan menuju ke asrama masing-masing. Para pengurus asrama @leeslvrmoon, @radictor, @ligchtsum, dan @ArrowOfEclipse, mohon bantuannya, ya. Selamat beristirahat, semuanya!”
【 End 】
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Jemarinya tanpa sadar bergerak memberi usapan kecil pada punggung tangan @whiteleis. “Sudah selesai makannya? Mau balik sekarang? Tapi, kalau belum, aku tunggu.”
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
“Yah, kok ketebak.” Sang adam biarkan tangannya ditarik oleh Mahilia dan menautkan jari jemari mereka. Ia tundukkan pandangannya menatap gadis itu yang masih terduduk di bangkunya. “Mau aku jahilin, tadi.”
: https://t.co/uA76M1BhoJ.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤ
Lantas, kedua jemarinya bergerak ke atas untuk menggenggam tangan sosok misterius yang menutup matanya. "Mmm, pacarku?" ujar sang puan seraya mengangkat sedikit kepalanya dan melepaskan kedua tangan @verfuther yang menutup matanya.
ㅤ
https://t.co/eHTyaG237Q
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Murid Slytherin itu tak mampu menahan cengirannya melihat @whiteleis. Ia berjalan mendekat hingga berdiri tepat dibelakangnya, lalu menutup kedua mata sang dara. “Knock, knock. Guess who?”
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Menyadari acara yang telah berakhir, Arsenio segera bangkit dari kursinya dan berjalan memghampiri meja tetangga. Mencari kekasihnya—yang ia tebak—sedang sibuk melahap hidangan makan malam.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
@SAS_The01 “Kepada para murid baru yang sudah selesai makan, dipersilakan untuk kembali maju!” serunya, kemudian membagikan perkamen kebutuhan.
【 Newizzy Parchment – December 2023 】
· HQ: https://t.co/dS5GTj14sC
· (Perkamen akan di-mention ke kalian setelah acara ini selesai.)
@SAS_The01 Dalam momen jamuan malam, para peri rumah masuk ke Aula Besar, menata hidangan penutup dan minuman di setiap meja yang terbentang panjang. “Jangan ragu untuk menikmati hidangan penutup dan minuman yang disediakan.” Mereka mengundang dengan ramah.
@SAS_The01 “Terima kasih, Tuan Topi! Murid-murid baru dipersilakan bergabung di meja asrama masing-masing,” ucapnya dengan penuh kesantunan. Dengan jentikan jari, sejumlah hidangan bermunculan di setiap meja panjang. “Selamat menikmati hidangan, para siswa!”
@SAS_The01 Lantunan vokal terhenti, digantikan oleh seruan dari topi legendaris yang kembali mengisi seluruh ruang aula. Secara berurutan, setiap siswa dipanggil untuk mengetahui asrama mereka dengan durasi yang berbeda-beda. Beragam ekspresi pula terpancar dari wajah para murid.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Segala rangkaian acara telah berlangsung. Dimulai dari penjelasan informasi tentang akademi hingga pembagian Newizzy menuju asramanya masing-masing.
ㅤㅤ
ㅤㅤ