ㅤ
Tak kusangka jika aku yang disambangi terlebih dahulu oleh keluargaku. "Senju! Astaga rindu nya. Terima kasih ya bunga nya." Buket bunga tersebut kuterima sebelum kupeluk adik perempuanku ini.
https://t.co/KFSHTfBCxy
ㅤ
Acara pun berakhir, yang membuat puan itu buru-buru menghampiri kakaknya dan memeluknya dengan erat. "Omedetou, Nii," ia lalu menyerahkan sebuket bunga yang telah disiapkannya kepada kakaknya.
“Saya, Hisakawa Airen, mewakili seluruh panitia dan pihak Mahoutokoro, mengucapkan selamat malam dan terima kasih. Sampai bertemu di kesempatan berikutnya.”
“Semoga perjalanan setelah malam ini membawa kalian pada hal-hal baik, hal-hal yang membuat kalian terus tumbuh, dan hal-hal yang membuat cahaya kalian semakin terarah.”
Airen menatap peserta sejenak sebelum melanjutkan. “Terima kasih karena telah mengikuti seluruh rangkaian dengan begitu indah. Untuk waktu, energi, dan cahaya yang kalian bawa ke dalam ruangan ini.”
Airen kembali berdiri di tengah panggung, sementara lampu ruangan turun menjadi lebih hangat. Star Jar yang kini penuh bintang kecil terpajang di depan, menjadi pusat perhatian sesaat.
“Kita sudah sampai di penghujung acara malam ini.”
Peserta mulai bergerak satu per satu menuju jar, memasukkan bintang mereka. Lampu keperakan memantul lembut di permukaan kaca, menyatukan harapan-harapan itu menjadi satu wadah.
Airen melanjutkan, “Jika bintang kalian sudah selesai, letakkan perlahan di dalam Star Jar yang ada di bagian depan. Malam ini, kita mengisi langit kita sendiri.”
Suasana ruangan mulai tenang; suara kertas dilipat terdengar samar. Beberapa peserta menunduk, menulis dengan serius; yang lain tersenyum kecil saat melipat bentuk bintang.
Airen menunggu sebentar memastikan seluruh peserta siap.
“Tuliskan harapan, doa, atau pesan untuk diri kalian di masa depan. Setelah itu, lipat kertas tersebut menjadi origami bintang kecil.”
(https://t.co/ryh8WFWxYd)
Airen melangkah sedikit ke depan, sambil memandang Star Jar yang kini telah menyala lembut di sisi panggung.
“Sekarang kita masuk ke bagian yang paling personal dari malam ini, Starfold Wishes. Silakan ambil kertas kecil yang telah dibagikan panitia.”
@sxcntucry Airen kembali mengambil posisi, menyambut akhir sesi dengan lembut.
“Terima kasih atas kata-kata yang begitu tulus. Semoga apa yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perjalanan setelah malam ini masih penuh ruang untuk tumbuh dan bersinar.”
ㅤ
Kemudian, tanpa tergesa, Kanae melangkah mundur dari pusat panggung, meninggalkan keheningan yang perlahan berubah berasal dari riuh bisikan para tamu juga tepukan tangan.
( @TenguEvent )
ㅤ