WTS
1 tiket presale festival SO7 Poliponi Malang. Tiket pribadi dijual karena bentrok dengan agenda lain. Harga 300rb. Sistem bisa DP atau COD. Minat? DM.
#zonauang#tiketkonser
ya allah gw sedih bgt ngeliat ini sementara presiden hobi jalan2 mulu, klaim kasih bantuan seribu sapi kurban tp bayar pake apbn 100 miliar, menteri n pejabatnya doyan bikin laporan palsu bilang kerjaan beres padahal kaga. masih bisa selamat ga sih ini negara ππ
Dear, media.
Kurban itu perorangan. Jika Presiden menggunakan APBN untuk bagi-bagi sapi, maka itu bukan kurban. Itu program politik. Jadi jangan ditulis "kurban Prabowo" karena dananya dari pajak rakyat. Trims...
Inilah yang disebut kejahatan struktural.
Ketika negara membiarkan rakyat tetap miskin agar bergantung pada program dasar, ketergantungan itu kemudian dipakai untuk menekan mereka sendiri.
Rakyat dibuat tidak berdaya, sementara yang mampu berpikir kritis diintimidasi agar tidak membangun kesadaran dan tidak membongkar cara kerja sistem yang selama ini menindas mereka.
Saya jumpa dgn mama Yasinta & warga Merauke lainnya di kantor PP Muhammadiyah JKT, sebelum kami diskusi & menyampaikan sikap tokoh lintas agama menolak PSN Merauke. Waktu itu, suara mama Yasinta tegas menolak PSN. So, kalo skrg ada pernyataan sebaliknya. Bisa jd sdg diintimidasi
Terlepas dari kasus ini, bisnis jurnal palsu dan ilegal kayak gini tuh perputaran duitnya gede banget, sekitar $10 juta+ dolar atau Rp163 miliar (itu baru yang ketahuan)
> skema gini namanya "paper mill"
Cara kerjanya?
> ada "perusahaan" yg jual jasa bikin riset palsu
> kamu bayar $197β$5.472 per paper
> nama kamu masuk sebagai penulis
> harga rata-rata untuk jadi penulis pertama satu paper: sekitar $800 (~Rp13 juta)
> gak ada kegiatan, gak ada data
Cara mereka bikin riset?
> sekarang udh pake AI
> ngambil data dr database publik
> jalanin proses analitik yg standar-standar aja
> intinya semua digenerate pake AI (panjang kalo ditulis semua)
Fun factnya...
> mereka punya "partner" jaringan peer review palsu juga
> satu pekerja paper mill bisa selesaikan lebih dari 30 paper per minggu
> referensi palsu juga disuntikkan ke paper untuk terlihat kredibel
> jadi seolah-olah banyak yg make tulisannya
> paper mill paling banyak beroperasi di China, Rusia, India, dan Iran
> biasanya buka jasa lewat Telegram
Terlepas benar/tidaknya klaim βskandalβ di ISPPD 2026, ini alarm keras: Pasal 31 ayat 5 UUD 1945 telah dilanggar secara TSM.
Indonesia tak punya research university sejatiβkampus kita mayoritas hanya teaching university, bahkan sering jadi βSMA Jilid 2β.
Dosen diperlakukan seperti birokrat, bukan ilmuwan dengan ekosistem tenure track. Akibatnya, ilmu baru tak lahir; kita hanya mengulang pengetahuan usang dari luar negeri.
Jangan kaget jika yang tumbuh bukan budaya riset, tapi budaya gelar, sertifikat, dan pencitraan akademik.
#DaruratPendidikan #ReformasiPendidikanTinggi #ResearchUniversity #Pasal31UUD1945 #PendidikanIndonesia
Ada yang lagi rame:
DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark??
Masih menunggu kesimpulannya.
Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.
berapa waktu lalu ketemuan sama mutual twitter. Pas ketemu kita ngobrol asik2 aja. Setelah itu kayak disuruh pergi pelan2 (ini dari sudut pandangku). Yaa gpp sih. Bisa intropeksi diri kira2 apa ada yang salah dll. Kesimpulan lainnya, ya ga mau aja. Simpel.
gaada yang lebih pengecut dari orang yang tiba2 menghindar & ngejauh gitu aja tanpa ngasih penjelasan padahal dulunya sedeket itu. such a IMMATURE.
Ya Allah semoga nanti sore bertebaran kabar bahagia dari murid2ku. Berilah mereka kesempatan untuk bisa belajar di kampus impian mereka dengan hasil kelulusan SNBT. Amin π