Aku bersyukur bisa dititik ini, disaat dulu dirumah aku merasa mati matian untuk bertahan, semua terbayar tuntas. Allah buang semua rasa sakitku dan hidupku dihargai melalui suami dan keluarganya
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
Kpopers Indonesia yg militan banget tuh era²nya suju, bigbang, exo, snsd, 2ne1. Trus mereka tumbuh dikasih genre² macem agensi kuning ya dilepeh njir mana gaada yg bisa nyanyi membernya 🤣 mending ngefandom king nassar eta teh😘🙏
Sebetulnya yg bombastis dari riset ini bukan cuma perempuan hanya akan menstruasi 4x setahun, tapi juga bisa hamil di usia matang karena stok telurnya msh banyak. Jam biologis ga lagi jadi alat untuk menakut2i perempuan agar buru2 menikah dgn siapapun semata agar msh bisa hamil.
Aku punya teman, dengan kesadaran penuh menunda hamil sampai 8 tahun,
Krn apa?
Krn dia bner2 mau matangkan diri jadi seorang ibu, Krn abis nikah dia lagi belajar jadi istri dan explore byk hal baru trmsuk jadi wanita karir dan traveling breng suami
Gongnya apa?
Pas dia ngerasa udh siap, Allah belum kasih, dan ditahun ke 8, Allah kasih rejeki hamil buat dia, dan tahun lalu lahiran, anaknya udh hampir setahun
Dia bner2 udah siap smuany, baca buku, wktu hamil, cari dokter, cara lahirnya nnti, pas udah lahir ngasih smua Hak Anak, dengerin, ngbrol sama anaknya, tau handle baby bluesnya, anak sakit dan tantrumnya dia nikmatin
Aku mo nangis bgt terharu anaknya terlahir beruntung di rahimnya 😭😭, aku slalu meluk dia kalo ktemu.
Di luar itu shout out buat suaminy yg pengertian, punya komunikasi yg bagus, bisa di ajak kerjasama sebagai partner, paham kebutuhan istri tanpa mengenyampingkan kewajibannya 🤗