Ini hasil kerjaan lo? @kemkomdigi INI HASIL KERJAAN LO?
DI TELPON NON STOP BAHKAN DALAM RENTANG 1 MENIT???? SEHARI BISA LEBIH DR 10? MANA PERLINDUNGAN DATA PELANGGAN DAN PRIVASINYA
cc @BPKN_RI
Demi ambisi seorang pemimpin sampe rela mengorbankan kesehatan rakyatnya..
Dana buat BPJS dipotong untuk pengadaan barang remeh temeh buat MBG..
Ga usah pidato yg mulukยฒ klo rakyatmu masih susah ..
Luapan emosi dan kekecewaan seorang mahasiswi yang sempat percaya sama pelaku.
Selama ini dia curhat sama mahasiswa FH UI yang justru pelaku KS pelecehan perempuan ๐ญ๐ก
๐ป Yoursweety56
pas 14 pelaku KS FHUI lainnya menyusul, cewe cewe bahkan sampai naik ke panggung, merinding lihatnya mereka lagi memperjuangkan haknya, dan beberapa dari mereka berbicara dengan nada gemetar didepan orang yang ga mereka kira bahkan jadi pelaku ks ๐ญ๐
#Gempa Mag:4.9, 16-Feb-2026 13:00:41WIB, Lok:0.49LS, 99.19BT (95 km BaratDaya AGAM-SUMBAR), Kedlmn:37 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
Dari keributan SEA vs Sokor ini yg paling menyenangkan adalah melihat perempuan2 Indonesia embrace kecantikan asli mereka yg otentik & heterogen. Dan kecantikan hati juga, karena perempuan sini bahu-membahu meninggikan rasa percaya diri satu sama lain.
That's class, ladies! ๐๐ป๐๐ป
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐จPOLISI OGAH TANGKAP PEMERKOSAAN GADIS DISABILITAS
Bantu up๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐
No viral no justice
Kronologi โผ๏ธโผ๏ธโผ๏ธ
Di negara ini harus harus viral dulu ini baru polisinya source:ย berita_kriminal_sumutย Peristiwa memilukan menimpa seorang gadis penyandang disabilitas asal Riau. Korban menjadi sasaran bujuk rayu seorang pria bernama Pujinaro Tampubolon, yang dikenalnya melalui media sosial Facebook, hingga akhirnya mengalami kekerasan se...ks. Kejadian bermula pada Selasa, 26 November 2024, sekitar pukul 10.00 WIB, ketika pelaku bertemu korban di daerah Bagan Batu, Riau.
Dengan dalih ingin memperkenalkan korban kepada orang tuanya untuk menikah, pelaku berhasil meyakinkan korban untuk ikut ke Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut). Korban yang percaya pada janji tersebut akhirnya berangkat bersama pelaku menggunakan sepedamotor.
Setibanya di Tebing Tinggi, korban dibawa ke rumah orang yang disebut pelaku Wawak Angkat di Dusun Kerompol, Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai. Di sana ia mengalami nasib nahas itu Jumat, 29 November 2024 sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku membawa korban ke samping kamar mandi sekolah madrasah di Dusun V Emplasemen Rambutan, Desa Paya Bagas. Usai melampiaskan nafsunya, pelaku meninggalkan korban begitu saja.Kondisi korban yang merupakan penyandang disabilitas membuat warga sekitar terkejut saat menemukannya sendirian.
Melalui informasi di Facebook, keluarga korban akhirnya dihubungi dan segera menjemput korban. Keluarga korban kemudian melaporkan perbuatan pelaku ke Polres Tebing Tinggi pada 1 Desember 2024. Namun hingga berita ini diterbitkan, proses hukum masih terhambat, karena pihak penyidik mengaku sedang melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa (P19). Padahal kasus sudah berjalan 9 bulan.
Aceh belum pulih, jangan ditinggalkan sendirian ๐ญ๐
29 Januari 2026
๐ Kecamatan Langkahan Aceh Utara
Semakin jauh letak daerah dari pusat kekuasaan, semakin lamban penanganannya, dan semakin cepat pula ia mulai terlupakan oleh penguasa
Kenapa negara lebih sibuk memberi makan daripada mencerdaskan kehidupan bangsa?
Karena perut kenyang membuat orang patuh.
Pikiran kritis justru membuat penguasa tidak nyaman.
Yang cerdas sulit ditipu.
Yang kenyang mudah disuruh diam.