Penolakan masih berlangsung, dan tindakan represif aparat semakin tak terkendali.
Bersama @studiopancaroba, kami telah menyiapkan panduan digital agar teman-teman tetap terlindungi sebelum, saat, dan setelah aksi.
KOMPILASI KEBOHONGAN & GASLIGHTING DPR SELAMA PROSES PENGESAHAN RUU TNI.🚨
Draft RUU TNI sudah dapat diunduh secara resmi di website DPR. Namun itu tidak menghapus dosa dan sifat manipulatif @DPR_RI.
Sebuah Utas🧵
Gaza, Surabaya and tomorrow your home. Basic human rights are starting to disappear. PLEASE ANYONE WITH A PLATFORM SPEAK UP NOW. We need you more than ever
Jumlah difabel di Malaysia ada 640 rb jiwa, anggarannya 4.1 triliun. Di Indonesia ada 23 jt jiwa difabel tapi anggarannya cuma 3 miliar.
Alias 1 difabel hanya kebagian Rp130 perak.
Pak @prabowo mau Terus liat yg
bgini ??... APA KATA DUNIA??..
Dah baca berita dari media luar?
Seperti @Reuters@XHNews@BBC dll ... Investor tambah kabur
🚨 ALERTA ALERTA ALERTA 🚨
Teman-teman, kami mendapat laporan bahwa ambulance di titik Al Jihad, Karawang, telah dimanfaatkan oleh aparat untuk menangkap peserta aksi. Kejadian bermula ketika seorang korban yang mengalami sesak napas dibawa ke dalam ambulance untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah korban memasuki ambulance, aparat ikut masuk ke dalam ambulance dan mengancam untuk mengubah rute menuju polres sementara ambulance kami tidak ditahan.
Sebelumnya, tim Humanies menerima permintaan melalui DM untuk mengirimkan ambulance ke lokasi aksi. Namun, komunikasi dengan pihak tersebut terkesan bertele-tele, dan setelah ditelusuri, mereka ternyata tidak berada di lokasi aksi. Saat ambulance tiba, aparat sudah menunggu di lokasi. Kami menduga ambulance sengaja dijadikan jebakan bagi peserta aksi yang membutuhkan pertolongan medis.
Kami juga mendapat informasi bahwa petugas ambulance diancam dan dipaksa untuk membawa korban ke Polres, bukan ke rumah sakit. Kami mengecam keras tindakan ini dan menegaskan bahwa ambulance harus digunakan murni untuk kepentingan medis dan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan lain yang merugikan mereka yang membutuhkan pertolongan.
Mohon sebarluaskan informasi ini agar kejadian serupa tidak terulang.
Nyerang orang2 innocent, main fisik ke perempuan, nyerang tenaga medis, nyamperin RS, dan framing di media seolah mereka yg jadi pahlawannya
Kayak ngeliat IDF, bengis bgt kayak Israel
"jangan di pukul ada kamera" jadi selanjutnya tau kan apa yang perlu dilakukan? Rekam, foto kekerasan aparat sebanyak banyaknya, jika perlu medis & pers gunakan bodycam.
Kamera adalah senjata.
Beda kelas memang media yang udah pernah dibredel pemerintah sejak jaman orba. Diteror pake pala babi, dibalas dgn munculin wajah orang-orang dibaliknya. Seakan memberi pesan.. “ini wajah kami, kami ga ngumpet kaya pengecut macam lo”. Sehat-sehat @tempodotco@BocorAlusPol #KamiBersamaTempo 🫡