@TheBloodyHeir CLAP. Hayeon bertepuk tangan satu kali sambil tersenyum sumringah, seolah senang karena tebakannya benar.
"Betul kaaan? Kamu kan yang ada di film itu loooh, yang jadi ipar jahaat!" Gadis ini semakin ngawur. Tak lama mie pesanannya datang, dengan sigap ia mengambil sumpitnya.
@TheBloodyHeir "Dazai?" Masih tidak mengenali, dia memicingkan matanya untuk memastikan.
"OH! Dazai! Iya, Dazai. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya..." dia meneguk kembali minumannya.
"Pesankan aku mie 'dong." Pintanya padamu, tampaknya ia masih belum sadar.
Β« wajar bila khawatir pada orang yang baru anda kenal. Apalagi saya baru saja menodong alat penyetrum. Coba berikan saya bukti bahwa anda bukan orang yang patut saya curigai!β βΉ @la_gneia βΊ
Β« sang dara belum juga hilang.
Dia mengambil langkah mundur. Sejujurnya dia sendiri tidak yakin bahwa kamu orang gila, tapi bukan berarti pertahannya mengendur begitu saja.
βKhawatir?β kini tatapnya mengisyaratkan kecurigaan yang amat besar.
βRasanya tidak Β»
Β« menyelesaikan pembayaran, kemudian menggandeng satu tanganmu keluar dari toko barang antik.
βSekarang mari kita belanja untuk diri kita sendiri!β βΉ @Merm4idDancer βΊ
Β« yang sama.β jelasnya padamu. Akhirnya dia hanya mengambil satu, sesuai tujuan awal yaitu untuk diberikan kepada temannya.
βOH! Ide bagus! Ayo kita ke toko aksesoris!β Hayeon berseru senang. Dia juga suka berbelanja aksesoris meskipun tidak selalu memakainya. Dia segera Β»
Β« di tempat seperti ini. Hayeon mengeluarkan makanannya, menyisakan plastik kosong yang kemudian di arahkan padamu.
βBuang disini.β ujar sang hawa. Lalu tanpa peduli, dia mulai melahap sandwichnya. βΉ @dermondjac βΊ
Β« makanannya.
βKalau anda ingin merokok, silahkan saja. Saya tidak terganggu. Tapi...β senyumnya hilang dan tatapnya terarah pada puntung rokok yang kamu injak.
β...ada baiknya bila anda membuangnya pada tempat sampah.β sambungnya. Abu rokok bisa terbang, apalagi Β»