@eonscara + kemarin untuk membiasakan diri dengan tubuh baru ini dan menerima imbalan. om topi mau merayakan 'hasil' kerja kerasku bersama, kan?" | @eonscara
kedua pipi durin bersemu merah. meski memang benar ini adalah keinginannya sedari dulu, tetap saja masih sulit rasanya membiasakan diri berjalan menggunakan kedua kaki seperti manusia biasa. ia sudah terlalu terbiasa mengepakkan sayapnya kemana-mana.
"...aku juga tidak
@SKUY2DFESS "Masih belum terbiasa, ya?" Dengan suara pelan dan ekspresi tak berubah, Wanderer mengajukan pertanyaan itu.
Setelah keheningan cukup lama bersinggah, Wanderer menghela napas cukup panjang. "Bukannya ini yang kamu mau? Kamu bahkan belum memulai apapun."
@eonscara + mau mengajak om topi untuk makan salah satu menu kesukaanku. katanya manusia suka meneraktir temannya, kan? aku juga ingin melakukan itu dengan om topi." durin meronggoh saku celananya guna mengeluarkan sekantung koin mora. "aku mencoba kegiatan yang disebut "paruh waktu" +
(... —prinzessin der verurteilung tampak lebih bersemangat dari kemarin-kemarin. kenapa ya? apa karena bantalnya lebih hangat dan empuk? tapi guru lisa bilang ada hal yang boleh ditanyakan, dan ada pula yang tidak boleh. kira-kira ini masuk kategori yang mana, ya...?)
!2DFess
"Apa akhir-akhir ini bahumu terasa berat? Itu karena ada sesuatu yang menempel di sana..."
Sudikah membalas cuitan pemuda indigo asal ibukota ini? Bisa juga merepost menfess ini untuk sekedar bermutual.
ia mengangguk. tangannya menyentuh tanduknya sendiri. "benar sekali, tuan." ucapnya sembari tersenyum tipis. "lalu itu kumis kucing?" ia menunjuk pada goresan-goresan pada pipimu.
terlonjak kaget. siapa yang tidak kaget dengan kehadiranmu tiba-tiba coba?
"kau siapa?" tanyanya dengan nada meninggi, tangannya bersiaga di pedangnya.
ㅤㅤdurin yang sedang menunduk lantas mendongkak mendengar pertanyaanmu. bibirnya terbuka, merangkai kata demi kata menjadi baris kalimat yang menjawab pertanyaanmu.
"tangan" mulainya pelan, "rasanya aneh sekali mengenggam sesuatu menggunakan tangan dan bukannya cakar."
@SKUY2DFESS “ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan? mungkin seperti perasaanmu sekarang,” pertanyaan yang diliputi rasa ingin tahu itu meluncur dari sang alkemis; tak sedetik ‘pun matanya beranjak dari wujud baru sang naga kecil.
@eyesofhours ㅤㅤkaget karena tidak menduga akan berinteraksi langsung dengan pemilik rumah. "h, hah," ia terbata, tidak yakin harus menjawab apa. "hanya nyasar."