"Kita bisa menganggap hidup sebagai proses menyebarkan undangan ke pemakaman kita.
...
Tugas kita adalah berinteraksi dengan orang di sekeliling semasa kita hidup.
Tugas mereka adalah datang ke pemakaman kita saat kita sudah tidak hidup."
Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya,
halaman 178
terimakasihhh yaaa buat semua yg udh tau dan dengerin persambatan duniawi ini. skrng pas dibaca lagi sambatannya lucu bgt haha. ternyata aku dulu pernah secengeng itu soal kerjaan. ternyata emg aku dulu banyak ngeluhnya. skrng jugasih haha. tetap berterimakasih sama diri sendiri
hihii lucu deh abis scroll beberapa tweet di 2023 yg dulu masi awal awal masuk kerja. skrng aku udh kerja 1 th lebihh, di perusahaan yg dulu aku sambat sambatin haha. skrng ternyataa udh lebih better, udh bisa menerima. dulu always denial skrng udh nemu enak dan nyamannya.
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
When ada pasien poli jiwa, datang bawa resep dengan mata yg merah dan baunya alkohol bgt
🧕🏻 : mau ditunggu atau diambil besok obatnya mas?
🧔🏽♂️ : tak ambil nanti mba habis jam 7 malam
🧕🏻: nggih mas ini nomor antriannya ya untuk ambil obat nanti
Lanjut jam 7 malam 👇🏼
When ada pasien poli jiwa, datang bawa resep dengan mata yg merah dan baunya alkohol bgt
🧕🏻 : mau ditunggu atau diambil besok obatnya mas?
🧔🏽♂️ : tak ambil nanti mba habis jam 7 malam
🧕🏻: nggih mas ini nomor antriannya ya untuk ambil obat nanti
Lanjut jam 7 malam 👇🏼