Teman2 yg mau main game simulasi Supply Chain bisa lewat beergame sesuai info di bawah nih.
Kita bisa pilih role terus nanti ada instruksinya.
Gaaass dicoba! Gue trial jadi distributor malah jadi stakeholder yg costnya paling tinggi wkwkwk.
Thanks, kak Gustav!
BIG: Ukraine launched one of its largest drone waves on Moscow overnight.
Russia claims 1,600+ drones downed including 450 aimed at Moscow.
Strikes hit the Kapotnya oil refinery (Moscow's largest) and residential buildings, killing two in the Moscow region and forcing 400 evacuations.
Flight restrictions were imposed at Moscow airports.
pembayaran pokok itu non-issue (selalu bisa rollover pake utang baru)
yg lebih menarik + concerning: gimana cara Menkeu kelen yg kemarin rollover utang jatuh tempo
Jan-Sep '25 (pre-purbaya): 7% utang baru jatuh tempo < 1 tahun
Jan-Sep '26 (purbaya): 15% jatuh tempo < 1 tahun!
> Baca manhwa
> Protagnya cewe
> Mungkin bisa dibilang isekai juga walaupun genre utamanya lebih ke misteri
> Protagnya tuker badan sama orang di dimensi lain (Korea)
> Pas udah sukses malah balik lagi ke badan aslinya
> Ternyata dia nikah dan hidup bareng suami toxic (serumah2 juga toxic)
> Minta cerai
> Balik ke rumah keluarga protagnya karena bete dibuli terus
>Taunya keluarganya sendiri juga sama toxicnya ke si protag
> Protag nyari cara buat cerai dan akhirnya bisa cerai dari suaminya setelah 100 chapter
> *HEAVY SPOILER JADI JANGAN LANJUT KALO MAU BACA MANHWANYA SENDIRI*
> Tiba2 si protag tau kalo dia bukan anak kandung bapaknya yang selama ini ngegedein dia. Bapak kandungnya aslinya adalah dewa dan emaknya adalah orang Korea yang diculik si dewa buat dijadiin alat.
> Wat
> Aku bertahan baca ni manhwa sampe update-an terakhir (chapter 100) karena memang penyajiannya bagus.
> Tapi tiba2 aku kepikiran
> Bro, ini MLnya (cowo utamanya) siapa? Kok pergerakan cowonya pada ga normal semua
> Akhirnya nyari spoilernya di forum diskusi novelnya
> MLnya SEMUA cowonya
> ????
> Ha?
> Semua cowonya as in bapak tirinya (yang ngedein dia dari kecil), kakak tirinya x2, kakak setengah kandungnya, mantan suaminya
> ????
> Di endingnya dibilang kalo dia pada akhirnya ga milih satu cowo spesifik, tapi dia belongs to everyone (wth). Intinya ya dia bakal single ampe nemu cowo yang bukan bapaknya ato sodaranya.
Dari ratusan ato mungkin ribuan manhwa/ manhua/ manga yang kubaca.
Ini nyawitnya udah di luar galaksi sih.
The one thing boomers are vaguely right about is you should be talking to people who may employ you. Just doing hiring websites and never calling or emailing them directly will get you nowhere.
Also if you aren’t friends with your professors after uni you’re cooked.
BMKG udah ngeluarin peringatan gempa megathrust 8,9 Selat Sunda yang berpotensi tsunami, dan salah satu kawasan yang akan terdampak itu jakarta. guys kayanya kita bener-bener harus nyicil dan nyiapin emergency bag deh. aku bantu list yang harus di isi di emergency bag:
- dokumen penting
- obat-obatan
- masker
- alat penerangan (senter, lilin kecil + korek api buat jaga2)
- daleman, baju sedikit
- tissue, pembalut, perlengkapan mandi
- makanan yg awet (mie, energen, dll)
- powerbank, tempat hp waterproof, charger
- uang cash
- survival kit mini (isinya pluit buat hemat tenaga kalau butuh bantuan, kompas dll)
semoga kita selalu dijaga, buat daerah-daerah lain juga siapin yaa guys, stay safe semuanya 🥹
Work! Ada yang pernah belajar otodidak sistem ERP (baik SAP, Accurate, Odoo, dll) dari 0 sampai bener-bener bisa? Berapa lama? Gimana prosesnya? Apa aja yang dilakukan? Thankyou
Tau ga separah apa disini?
- Motor dibatasin cuma bisa beli bensin 20k, mobil 200k
- Gak boleh isi bensin kalo bar lebih dari 1
- diberlakukan ganjil genap cuma buat beli bensin
- Sekolah dibikin daring
- Antri dari tengah malam, panjangnya sampe 7km
And you have the audacity?
Funfact:
Ketika depresi, paksa mandi dan lamain durasi di dalam kamar mandi nya (bebersih smpe ngosek seluruh kamar mandi). Beres mandi, pake pakaian bagus dan parfum yg menenangkan, lalu bongkar isi lemari danrapihin daleman lemari serapih mungkin.
Tertanda, survivor.
Menarik yaa, mau nambahin klo Indonesia sendiri sebenarnya juga “pake” Mercator, cuman versi & skalanya beda jauh, namanya UTM & TM3. Ini basis dari peta resmi & sertifikat tanah kita
UTM (Universal Transverse Mercator) = Mercator yang diputer 90°, bumi dibagi 60 zona selebar 6° bujur, scale factor 0.9996 di tiap meridian tengah biar distorsi kekontrol kecil. Jadi standar dunia buat peta topografi & GPS sejak akhir 1940-an.
Nah tapi Indonesia juga punya versi lebih presisi: TM-3° yg zonanya dipangkas jadi 3° (separuh UTM), scale factor 0.9999. Ini yg dipake BPN/ATR-BPN buat peta bidang tanah, biasanya skala 1:10.000 ke atas. Jadi tiap kali liat sertifikat tanah, koordinatnya based on sistem ini.
Sementara itu yg menariknya adalah proyeksi yg “digugat” di PBB itu justru yg jadi andalan buat presisi tinggi (survey tanah, navigasi). Soalnya di zona sempit (3-6°), distorsi Mercator nyaris gak kerasa, beda kasus kalo dipaksa gambarin SELURUH bumi sekaligus. Nah ini baru keliatan kan klo skalanya kayak ga menggambarkan luas aslinya.
Jadi sebenernya bukan Mercator-nya juga yg “salah”, lebih ke tentang skala pemakaian. Equal Earth emang lebih fair buat bandingin luas benua di peta dunia, tapi buat ngukur tanah presisi, UTM/TM3 (sama-sama “anak” Mercator) tetap juara di peruntukannya.
Akhirnya penasaranku terjawab, kenapa shoope gak mau lagi pake jasa expedisi J*T cargo dan J*T expres
Nah contoh kayak dikasus ini nih, dibongkar langsung sama seller
Ternyata banyak seller yg rugi ratusan juta karna barang yg di pick up dari toko seller gak semua di setorkan ke counter
Contohnya gini:
misalnya paket dari seller di pick up 20 psc, nah sama admin ini cuma di scan paket 15 pcs, sisanya 5 paket di colong, begitu trus tiap hari, jadi ga masuk data status pengiriman
Gongnya: setelah barang comot ini udah banyak, admin ini buka toko online sendiri menjual barang yg sama dg harga jual 2 kali lebih murah.
Jual barang tanpa modal apa gak untung banyak?
Untung anjir, gilaa yaaaa ada oknum gini...
Kamu yg baru lulus atau baru mau nyemplung ke dunia Supply Chain & Logistics, nanti pasti bakal ngalamin drama klasik ini: Tau2 ada barang/ SKU tertentu di gudang yg stoknya banyak kedaluwarsa (expired), terus yg kena omel adalah anak gudang/ warehouse.
"Ini gimana sih orang gudang kerjanya, masa barang mau expired ada banyak stoknya?!"
EH KEK MANANYA.
Sebelum ikut2an nyalahin orang lapangan, mari kita bedah masalah ini pakai kacamata Operational Excellence.
Di dunia rantai pasok modern, ada tiga "mantra" yg kalo nggak nyambung, bakal bikin perusahaan sukses nimbun sampah.
Mari kenalan sama MSLOR, MSLOD, dan DOI.
1. Dua Pintu Penjaga: MSLOR dan MSLOD
Di gudang ada sistem yg memagari waktu umur barang:
>> MSLOR (Minimum Shelf Life on Receiving):
Ini aturan di pintu masuk. Saat gudang menerima barang dari pabrik/vendor, sisa umur kedaluwarsanya harus di atas batas tertentu.
Misal: Gudang cuma mau terima barang yang expired-nya masih 12 bulan lagi. Kalo kurang dari itu? Tolak, suruh truknya pulang.
>> MSLOD (Minimum Shelf Life on Delivery):
Ini aturan di pintu keluar. Saat gudang mau ngirim barang ke toko atau distributor, sisa umurnya juga ada batasnya.
Misal: Toko cuma mau nerima barang yang expired-nya minimal sisa 9 bulan. Kalo di bawah itu, toko ga mau terima karena waktu julanya singkat, kalo ga laku nanti rugi.
2. Jebakan Batman: "Jendela Operasional"
Dari aturan MSLOR dan MSLOD di atas, kita bisa liat realita pahit yg kadang luput dari pantauan manajemen.
Barang masuk (wajib sisa 12 bulan). Barang keluar (wajib sisa 9 bulan).
Artinya, rentang waktu barang itu boleh diam di rak gudang sebenarnya cuma:
12 bulan – 9 bulan = 3 bulan (atau 90 hari).
Inilah yang disebut Jendela Operasional. Gudang cuma punya waktu 90 hari untuk ngeluarin barang tersebut sebelum statusnya berubah jadi "haram" dikirim ke toko.
3. Eksekusi Brutalnya: Saat DOI Menghancurkan Segalanya
Nah ini saatnya ilmu Supply Chain jalan. Ada satu metrik krusial di tim Planning/Purchasing yang namanya DOI (Days of Inventory).
Secara gampang, DOI adalah rata2 berapa lama sebuah barang "menginap" di gudang sebelum akhirnya laku terjual.
Apa yang terjadi kalo tim Planner salah ngitung forecast penjualan, kebanyakan beli barang, dan akhirnya bikin DOI produk tersebut molor jadi 100 hari?
BOOM! 💥
>>Jendela waktu gudang cuma 90 hari.
>> Barang baru bisa habis terjual dalam 100 hari.
Secara hitungan matematika anak SD sekalipun, di hari ke-91, sisa barang yg ada di gudang sudah pasti menabrak aturan MSLOD. Barang itu ga bakal bisa dikirim ke toko mana pun. Ujungnya? Dimusnahkan atau diobral rugi.
Pelajaran penting ya buat yg baru mulai:
Ketika nanti kerja di industri ini, entah jadi Planner, Admin, atau Operational Entry-Level, kamu harus sadar bahwa rantai pasok itu adalah ekosistem yang nyambung.
Tim lapangan tugasnya nerapin aturan gudang yg ketat, tim planner di HO belanja barang harus ngitung DOI dan Jendela Operasional.
Supply chain yg mantappp bisa memastikan data umur barang sejalan dg kecepatan penjualannya.
Gimana, udah mulai kebayang kan serunya mikirin flow logika di balik tumpukan kardus?
Selain tanda tangan ga nimpa meterai, baru sadar Meterai-nya AI njiiirr. wkwk
Kepala garudanya buntung, dan tulisan sepuluh ribu rupiahnya berantakan.
Kelakuan lu rian. Bikin surat pernyataan aja ga niat😂😂