Kenapa fast learner cepat lupa?
Ternyata ini penjelasan ilmiah sederhananya
Fast learner punya kemampuan untuk menyerap informasi baru dgn cepat, yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan baik dalam berbagai situasi.
Tp, ada sisi lain yang perlu diperhatikan: kecenderungan untuk mudah lupa.
Knp?
Pertama, otak kita memproses informasi dalam tiga tahap: encoding, storage, dan retrieval.
Fast learner sering kali fokus pada tahap encoding, yaitu menyerap informasi baru.
Tapi, ketika informasi tsb ga diproses lebih lanjut ke tahap storage (penyimpanan), akan sulit untuk mengaksesnya kembali (retrieval).
Selain itu jg bisa disebabkan overload informasi. Fast learner sering terpapar banyak informasi dalam waktu singkat.
Ketika otak terlalu banyak menerima informasi, detail2 kecil cenderung terabaikan dan ga tersimpan dgn baik dalam memori jangka panjang.
Terus gmn caranya agar fast learner ga cepet lupa?
Dear anak FKIP, pikir dulu 99x sebelum nyemplung jadi guru/dosen. Sudahlah kadang kurang dibela negara, dijadiin tumbal konflik horizontal pula.
Saya gak bosan-bosannya menyayangkan keputusan dikti untuk oprec mahasiswa ppg prajab dengan iming-iming pengangkatan asn dan gaji 2x (gaji + serti) waktu itu. Jadinya pada nagih janji kan? Pengen segera jadi asn dan ngajar di sekolah. Ya wajar, namanya aja dikasih janji.
Saking terbuainya dg janji manis, sampe gak aware kalo masalah keguruan di lapangan itu ruwet. Konflik kepentingannya banyak. Mau diurai pun susah karena terlanjur kayak benang kusut. Persoalan honorer aja banyak kastanya dan belum rampung, eh ketambahan lulusan prajab. Semua saling audiensi dan memperjuangkan golongannya. Akhirnya di proses seleksi ASN lahirlah kasta prioritas, P1 P2 P3 P4 P5 P15281735 yg berlapis-lapis itu.
Adanya sistem prioritas ini bukan solusi, tapi nambah masalah baru yaitu konflik horizontal senggol bacok di sosial media. Semua merasa gak puas dan marah, karena pas "marah ke atas" gak ada yg gubris, akhirnya pada marah ke sesama.
Lulusan prajab ngejek honorer. Prajab berbekal serdik, merasa punya titel guru profesional, ngatain honorer gak kompeten dan ilegal. Padahal bestie, kalau memang profesional, semestinya kita bisa lebih manusiawi. Ketidakadilan yg kita terima, usahakan jangan di-channeling secara horizontal. Kemudian honorer pun gak terima, balik ngatain prajab.
Jujur getir banget ngelihat rakyat kecil gontok-gontokan kayak gini. Padahal kita semua korban sistem.
Honorer ada karena negara gak kunjung adain seleksi cpns, padahal angka pensiun semakin meningkat. Kelas yg kosong, mau diajar siapa? Lahirlah honorer. Ini namanya korban sistem.
Prajab ada karena negara pengen kualitas guru meningkat, tapi belum menyediakan sistem untuk menyerap lulusannya dengan baik. Ini namanya korban sistem.
Pppk ada karena negara tak kuasa sanggup bayar pensiun tenaga kerja. Ini namanya korban sistem.
Pns (asn) guru gajinya segitu tanpa dapet tukin karena pemda gak sanggup bayar, sementara pns kemenkeu dapet tukin sultan. Ini namanya korban sistem.
Jangan sampai sistem yang ruwet ini sukses memecah kita. Ketika sesama pendidik saling merendahkan, yang diuntungkan bukan kita. Sometimes we just need to step back and see the bigger picture, so that we can understand bahwa yg perlu dikritik adalah sistemnya, bukan manusianya.
Mau bagi-bagi souvenir nikahkuuu untuk beberapa orang beruntung 🥹🤍
Syaratnya gampang ajaaa: follow aku, RT & 🤍 tweet ini dan reply 1 doa & harapan kalian di 2026 ✨
Ada 1 body lotion + 1 body wash 😍 good luck yaaa 🤗
hii! here are my IELTS learning resources
Website:
IETLS Liz
https://t.co/IAz8DGdHnq
Youtube:
IELTS Advantage
https://t.co/iRKf48iMWr
Fastrack IELTS
https://t.co/6uY6incIMq
Books:
IELTS Cambridge
https://t.co/nmJl9KonLA
and
https://t.co/IWAXch8d3k
for listening practice
Overthinking is from Shaytan. Whatever happen in our life, it was the Qadr of Allah and it was best for us. You just have to keep living and not stress over what you can't control. Don't waste your time worring, when Allah is The Controller of everything.