In case udah ga lewat di algoritma kalian:
1. Hari ke-9 ratusan orang hilang & blm ditemukan, di tragedi kapal Virgo
2. Hari ke-37 korban gempa NTT di tenda pengungsian, kabar terakhir 94 meninggal di pengungsian karna minim fasilitas
3. Karhutla Kalimantan masih blm selesai
4. Anggaran alat kesehatan TBC di thn 2027 dipangkas jadi 0 rupiah
5. Keracunan MBG bertambah, SPPG yg ditutup buka lagi
Kalauada update lainnya boleh ditambahkan
kenapa ya guys cwe yg mnurutku (maaf ya) kurang cantik tuh dia gak pernah lopein sg kita pdhl kita sering lopein sg dia dan ikut seneng, malah kebanyakan cewe' cantik yg suka nimbrung
🩷
Udh kek, remind doang kl mau menganut 'akun gw sukasuka gw' dan publik ya jgn libatin org lain di dalemnya aplg kl itu non konsen (contohnya fotoin org diemdiem trs dipost)
kalian gatau the feeling of seeing ur bestest of friend yang tadinya the bubbliest smiley person ever trs masuk keamanan dan pas gw sapa di oskm DEADASS DIDNT CRACK A SMILE LIKE THAT IS A SOLDIER 😭😭😭💔
Just because something is cultural, it doesn't make it any less:
-dehumanizing
-misogynistic
-pedophilic
-abusive
This should not be something hard to grasp. You can respect a culture while calling out its problematic aspects.
feminist tidak mendukung gender roles kakak, artinya yg ngeberesin rumah dan masak bukan tugas perempuan hanya karna dia perempuan, begitupun jadi provider bukan tanggung jawab laki-laki semata hanya karna dia laki-laki😇
romanticizing "hidup perempuan yang melawan" tapi kalau melihat perempuan melawan standar kecantikan dengan tidak pakai make up ATAU pakai style make up nyentrik ATAU not shaving ATAU ga pake beha langsung dicap "unproper" wakssss