kebiasaan hidup jadi mayoritas ya pasti ga familiar sama konsep hidup dengan org yg beda pendapat, bertetangga sama orang yang benci kalian, bekerja saru kantor sama org dgn ideologi yang berbeda, makanya kaget pas liat orang yg berbeda dikit kok bisa survive hidup bermasyarakat
Ga akan pernah paham mindset ajakan bersyukur atau belajar ketika melihat penderitaan orang lain seakan eksistensi orang lain hanya sebatas untuk bahan bersyukur/belajar. It's upsetting to see how some of you don't see your fellow human beings as human beings with their own life.
@perwirafatria @sioncimahi That’s not the definition of slippery slope or am I just lost here? 😭 Well again, the point still stands: you won’t get crucified just bcs you bought a goddamn PS5 I swear tapi ini SELEB yang lagi hamburin duit over nothingburger. Harusnya dari sini aja udah kelihatan bedanya
@perwirafatria @sioncimahi Ibarat orang-orang ngomongin orang A, terus mikir kalau orang yang nggak masuk dalam kriteria bisa ikut tersinggung juga. 😭 Idk, but everything has its own context. Kalau lu mikir lu ikut dikritik karena tweet ini jadi lu merasa lu seleb juga orang jelas disebut ‘seleb’
@perwirafatria @sioncimahi Tapi sebenernya tweet ini orangnya pakai subjek ‘seleb’, bisa ditarik konteks ke orang yang emang berprofesi buat nge-influence orang di depan layar, yaitu influencer, selebritis, dan selebgram. Which is mereka juga bisa milih ‘ngajak nyumbang’ daripada promosi kultur hedon
@perwirafatria @sioncimahi I guess, ‘budak korporat’ menghamburkan uang buat makan nasi rendang rada mahal (paling around berapa, sih, sampai 10 juta kah) vs ‘influencer’ (yang harusnya influence orang) ngontenin ulang tahun dia sendiri hedon sampai sampai beratus-ratus juta nggak apple to apple