Bullshit! Gay Thailand dan Filipina aja kalian serang, Jepang mau mengakui status pernikahan sesama jenis+gender enby kalian recokin, mangaka Witch Hat Atelier sama Nakamura-kun kalian hujat sampe Syundei-sensei minggat dari semua SNS. Terus situ masih nyocot "dimini bimi dipijik
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
🚨PSA: 19 Year old Jaylee, Garcia who lives in Texas, was caught s*xting an 11yo for 3 years he’s now 14.
PLEASE SHARE AND SPREAD THE WORD!
A report has been filed with NCMEC.
@roblox please take her off your platform!
🌸 (¬`‸´¬) “Beli avatar tapi dpt cashback??? emang bisaa??” ututuuu BISAAA SEKARANGG ( ദ്ദി ˙ᗜ˙ )
٩(ˊᗜˋ*)و ♡ map ini menyediakan fitur point! setiap kalian beli item….kalian akan mendapatkan point yg dimana ketika cukup, kalian bisa membeli item avatar!!
“Kakkk tapi masuk ga….? takut kena tipuu (╥‸╥)” kalau aku boong aku ga berani spill ini dong 。°(°¯᷄◠¯᷅°)°。 aku udah coba, dan berhasil! dpt rambut hitam nyantikk yg sedang ku pake di foto! lucu kan?
• Di UI, orang tua melindungi 16 pelaku kekerasan seksual (KS). Hukumannya gak di-DO.
• Di PNJ, orang tua sujud mohon maaf dan minta anaknya di-DO karena ciuman di perpustakaan kampus.
Sama-sama Kampus Perjuangan, beda sikap. FYI PNJ dulunya Poltek UI, baru berpisah pas 1998.
kampus yg sama dengan pelaku pelecehan seksual di jurusan gue. karena yg gay ini viral ketauan kissing aja dan isunya mereka mau di DO. kenapa pelaku pelecehan dibiarin ttp ngampus sedangkan yg mau sama mau malah kena DO. kasus pelecehannya ilang gitu aja loh~ korban kena SP loh
loh tapi katanya yang dikecam perilaku asusila di tempat umumnya? kok posternya isinya mempermasalahkan orientasi seksual?
jadi yang bener pelaku di-DO karena ciuman di perpus atau karena dia gay?
Yang gue nggak suka adalah bagaimana sekelompok mahasiswa merasa berhak menjadi hakim, penonton, sekaligus kameramen dalam waktu yang bersamaan. Direkam, diteriaki, dipertontonkan, lalu disebarkan. At that point, it stopped being a disciplinary matter and started becoming a public spectacle.
Kadang gue juga bertanya-tanya, apakah budaya seperti ini diwariskan dari generasi-generasi "sepuh" kampus sebelumnya, sampai akhirnya dianggap normal oleh angkatan berikutnya?
Karena kalau tujuan utamanya pendidikan, harusnya ada proses. Kalau tujuan utamanya mempermalukan orang di depan massa, itu sudah jadi hal yang berbeda.
gw agree mereka salah, tapi perlu di mention juga kalo mereka yg mengarak dan persekusi juga salah.. padahal tinggal ditegur baik-baik..
gw liat itu sampe dibawa ke lapangan, ortu sampe dihadirkan, org org pada live streaming, sampe DO?
kalo ada org legal, perdata ini keknya??