Indonesia burns again as the second wave of #IndonesiaGelap protests explodes onto the streets. Students across the country are rising up against a new military law that allows active-duty officers to take civilian posts. Many see it as a return to the kind of military dominance that once defined the Suharto dictatorship.
From Yogyakarta to Malang, protests have turned violent. Police used tear gas, water cannons, and brutal force. In response, protesters in Malang set part of the DPRD building on fire. In Yogyakarta, student leader Tiyo Ardianto now faces open intimidation after leading a protest last week. Blood-red banners appeared near the demonstration site, accusing him and other activists of being foreign pawns.
"jangan di pukul ada kamera" jadi selanjutnya tau kan apa yang perlu dilakukan? Rekam, foto kekerasan aparat sebanyak banyaknya, jika perlu medis & pers gunakan bodycam.
Kamera adalah senjata.
Resistensinya udah gede banget, sekarang mungkin cuma berasa di beberapa kota, tapi dengan komunikasi publik dari mereka yg berkesan meremehkan dan tidak berusaha meredam. Cuma tinggal tunggu waktu.
Hari ini ada perempuan dipukulin. Tempat medis diancurin. Orang dikejar-kejar. Kan, gak ada 24 jam buat DPRD Kota Malang bersih-bersih. Besok bagus lagi, besok ilang coret-coretan dan kertas-kertas itu, gak ada apa-apanya sama nyawa orang-orang yang dianggep kaya sabung ayam.
Indonesia’s latest law gives the military greater influence by allowing officers to hold government positions while remaining in the armed forces.
If the West wants to defend democracy, it must support the Indonesian people. 🇮🇩
Untuk teman-teman di Malang yang tadi mendokumentasikan kekerasan aparat TNI/POLISI, minta tolong untuk dikirimkan melalui whatsapp 082338755176. Kami sedang mengumpulkan buktin bukti kekerasan aparat di aksi Malang tadi.
Mohon bantuannya. Terimakasih!
Malang, Surabaya, Sukabumi, dan kota kota lain di seluruh Indonesia. Perjuangan bukan cuman di Jakarta. Kenapa kebanyakan TV Nasional dan Media Mainstream tidak meliput ini? Semangat dan hati hati untuk semua yang bersuara di seluruh Indonesia.
Setuju ngga setuju sama metodenya sekarang kita jadi tau ternyata mau pake riot gear selengkap apa pun kalau ditimpuk molotov ya panik juga, berarti efektif