🚨 SOS & URGENT ALERT!
KEBAKARAN DI PANGKALAN BUN MAKIN PARAH DAN MENDEKATI PEMUKIMAN WARGA! ⚠️
Situasi darurat malam ini di Pangkalan Bun (Kotawaringin Barat)! Eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilaporkan semakin tidak terkendali dan pergerakan lidah api sudah semakin membesar hingga mengancam perimeter pemukiman warga!
Kondisi angin dan cuaca kering akibat kemarau membuat penyebaran api bergerak sangat cepat. Ini membutuhkan penanganan dan evakuasi darurat secepatnya!
PANDUAN EVAKUASI & KESELAMATAN DARURAT SEGERA UNTUK WARGA PANGKALAN BUN:
1. UTAMAKAN EVAKUASI NYAWA & DOKUMEN PENTING
Jika jarak api sudah sangat dekat atau asap tebal mulai masuk ke dalam rumah, SEGERA EVAKUASI DIRI DAN KELUARGA! Amankan dokumen penting (surat tanah, KK, ijazah, perhiasan/uang) dalam satu tas siaga yang mudah dibawa. Jauhi lokasi yang searah dengan hembusan angin api.
2. PENANGANAN ASAP TEBAL & PERNAPASAN
• Tutup rapat pintu dan jendela rumah jika masih bertahan di dalam, tapi jika asap sudah terlalu pekat, Segera keluar menuju area lapang yang jauh dari material mudah terbakar.
• Gunakan masker N95 atau basahi kain/handuk dengan air bersih lalu tempelkan rapat-rapat ke hidung dan mulut untuk meminimalisir menghirup asap karhutla yang beracun.
3. ANTISIPASI WARGA MANDIRI (JAGA JATUHNYA BARA API)
Bagi warga yang membantu pengamanan pemukiman: siram area sekitar pekarangan, atap rumah, dan vegetasi kering di batas pemukiman dengan air untuk membasahi material yang rawan tersambar percikan bara api (flying embers).
4. HUBUNGI NOMOR DARURAT SEGERA!
Segera koordinasi dan laporkan titik koordinat api paling kritis ke pihak berwenang:
• Damkar Kotawaringin Barat / Pangkalan Bun
• BPBD Kotawaringin Barat
• Polsek / Koramil / RT/RW Setempat
• Relawan Manggala Agni / Masyarakat Peduli Api (MPA)
BERI JALAN DAN BANTUAN UNTUK ARMADA PEMADAM & AMBULANS!
Mohon kepada seluruh pengendara di sekitar Pangkalan Bun untuk memberikan prioritas jalan penuh bagi mobil pemadam kebakaran, truk tangki air, dan ambulans medis yang sedang berpacu dengan waktu menuju titik api!
Tetap tenang, saling bantu evakuasi lansia, anak-anak, dan balita terlebih dahulu!