ㅤㅤ
ㅤㅤ– ke panel informasi di dinding hotel. Sepertinya restoran ada di Ground Floor ini, di sebelah timur.
Setelah sekitar 50-an meter berjalan, sampai lah kami berdua di restoran.
"Table for two, please!" Pesanku pada servernya, meskipun voucher nya ada di @amatevleur
ㅤㅤ
ㅤㅤ– kunci ku kepada seorang valet senior yang telah menunggu di dekat pintu masuk utama hotel.
Kami berdua pun melangkah masuk kedalam hotel. Beberapa pasang mata terlihat memandangi kami berdua, pasti karena kagum dengan gaun mewah nan cantik Jisoo.
Aku melihat –
+
ㅤㅤ
ㅤㅤ– nan hangat. Tidak apa kan, memperlakukan seaeorang layaknya tuan putri?
Setelah @amatevleur masuk, aku pun bergegas masuk dan memasang seatbelt, sebelum menyalakan mesin mobil.
"Let's GO!" Ujarku sembari menginjak pedal gas, membawa mobil menuju hotel tujuan kita.
ㅤㅤ
ㅤㅤ– hingga tepat berada di sebelah mobil coupe berkapasitas dua orang itu. Layaknya seorang pria, aku pun membukakan pintu bagi nona yang telah berbaik hati mengajakku makan bersama malam ini.
ㅤㅤ"Silahkan, Jisoo-ssi~" sapaku dengan tatapan dan senyuman yang lembut –
+
ㅤㅤ
ㅤㅤ– lain yang hendak turun pula ke lobi.
ㅤㅤ"Dress itu terlihat cocok sekali untukmu, Jisoo. Cantik, tapi juga modis dan manis."
ㅤㅤDING!
Lift pun sampai di lobi, dengan perasaan baru yang /mungkin/ tak sengaja tersirat dari lubuk hati sang adam untuk @amatevleur
ㅤㅤ
ㅤㅤ– Jisoo-ya~" candaku sembari memasuki lift bersamamu.
ㅤㅤ"Maaf kalau ini terdengar sedikit lancang.. tapi.." ucapanku terpotong, lalu kudekatkan bibirku hingga hampir menempel ke daun telingamu sebelum berbisik pelan, karena didalam lift itu ada beberapa penghuni –
+
ㅤㅤ
ㅤㅤ– aku bisa bilang kalau aku sangat terkesan, nona Jisoo." Kekehku bercanda sambil mengangkat tangan @amatevleur agak keatas, sebelum menanamkan sebuah kecupan lembut pada punggung tangannya sebagai ucapan terima kasih atas usaha dan juga niat baiknya malam ini.ㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ– tertata rapi diatas meja itu layaknya bingkai sempurna yang melambangkan esensi sebuah 'fine dining'.
ㅤㅤ"W-wah wah.. aku sudah tahu sih kalau Le Cordon Bleu akademi kuliner yang berkelas dan prestigius.. tapi melihat karya anak didikan nya secara langsung.. –
+
ㅤㅤ
ㅤㅤ– formal." Gumamku ketika melihat pantulan figur pada cermin besar di sisi lemariku.
ㅤㅤDengan arloji yang melingkar di pergelangan tangan, dasi yang melilit rapi di kerah, dan tentunya hati yang antusias. Aku pun berdiri sambil menunggu @amatevleur selesai bersiap.
ㅤㅤ
ㅤㅤ– sesuatu yang sopan dan terkesan formal. Akhirnya setelah beberapa menit berkutat dengan belasan pilihan setelan, aku pun meraih sepasang setelan jas lengkap, lalu mengenakannya dengan rapi.
ㅤㅤ"Hm, semoga saja Jisoo tidak menganggap ini berlebihan atau kelewat –
+