@shiyahaaa@beautales_ nggak usah dibela deh, jangan backpedaling. ga pernah ada yg absurd ttg jokes itu, cowo bejat kaya mereka tau bener apa yg mereka omongin.
@blackgargantua cacat banget dah logika lo dan AI lo. LGBTQ+ & poliamori consent nya setara, sementara patriarki dari akarnya menempatkan satu gender (laki-laki) di atas gender lain. keliatan banget haus validasi sama AI wkwkk mending lu jd buzzer wok aja dah. yuk otaknya lebih dipakaii
@NoNumbersBen@sunsetJhesus exactly, nobody is calling for genocide. yes, the oc tweet is exaggerating that it'd be almost, if not impossible, for indonesia to be progressive in a very short period without cleansing the current shared ideological majority. it'd just simply take forever.
@NoNumbersBen@sunsetJhesus oh we know damn well the oc tweet is an exaggeration. taking it out of context thinking that “oh the progressives endorse gen0cide” is such a stupid reach
@dihsain tulisannya mmg kritis, tp “diksi kurang tepat” atau mmg pendapat penulis spt itu, ttp perlu ada yg diluruskan 🤷 bahwa lgbt itu bukan ideologi. itu label dan identitas yg terbentuk karena opresi historis. jangan direduksi atau miskonsepsi jadi “ideologi”.
@zackymikey@DarklordAmdusc@raykairi terus kalo dipenjara masalahnya langsung ilang seolah ga pernah terjadi gitu ya? nyatanya perlakuan cabul di lingkungan ponpes masih rawan terjadi loh. dan pelakunya malah dilindungi oleh kebijakan negara 🤣
@hottesturbanist ga paham mrk nih eksklusi berdasarkan apa. hey “girls” temen2 ciwi kalian itu mungkin ada juga loh yg queer 😁😁 “women support women” tp jatohnya kaya TERF/trad feminist